
BANGKALAN, RadarMadura.id – Sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan diberhentikan sementara.
Berdasarkan data yang dikantongi koran ini, tercatat ada 11 dapur makan bergizi gratis (MBG) yang di-suspend karena beberapa persoalan.
Di antaranya karena ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika membenarkan adanya pemberhentian sementara sejumlah dapur MBG tersebut.
Dia memprediksi jumlah SPPG yang di-suspend bertambah. Namun untuk jumlah pastinya, dia belum bisa memastikan, sebab masih belum update.
”Data awal memang 11 dapur, tapi ada tambahan lagi, hanya saja data pastinya kami belum tahu,” terangnya.
Belasan SPPG yang di-suspend karena beberapa persoalan.
Yakni, dua dapur MBG tengah melakukan renovasi major, dua dapur karena virtual account (VA) tidak cair, kemudian empat karena proses administrasi.
Lalu, dua dapur di-suspend karena ada temuan BPK dan satu dapur berhenti operasional karena tidak mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS).
”Sejumlah dapur yang di-suspend itu karena beberapa persoalan, termasuk ada temuan BPK RI,” sambungnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




