RadarMadura.id — Suara melengking tajam dari roda depan saat tuas rem ditarik di tengah guyuran hujan sering membuat pengendara risih dan malu di jalan.
Banyak pemilik skutik yang datang ke bengkel kami mengira bahwa bantalan rem mereka sudah habis terkikis besi. Padahal, masalah rem depan Honda BeAT berdecit tajam saat hujan umumnya bukan pertanda Anda harus buru-buru membeli suku cadang baru.
Berdasarkan pengalaman kami menangani keluhan semacam ini di lapangan, biang kerok suara bising tersebut sebenarnya cukup sepele.
Anda bahkan bisa membereskannya sendiri di rumah tanpa perlu mengeluarkan biaya servis sama sekali.
Baca Juga: Pilihan Oli Mesin Honda BeAT 10W-30 Murah dan Bikin Enteng
Mengapa Rem Depan Honda BeAT Bunyi Nyaring Saat Basah?
Sistem pengereman cakram bekerja secara terbuka, sehingga sangat rentan terpapar kondisi cuaca dan kotoran jalanan. Ada dua pemicu utama yang membuat rem mendadak bersuara bising ketika musim hujan tiba.
1. Tumpukan Pasir dan Endapan Lumpur Halus
Genangan air hujan di jalanan membawa partikel debu serta butiran pasir silika yang sangat halus. Partikel ini dengan mudah terlempar masuk dan bersarang di antara piringan cakram serta pori-pori kampas rem. Begitu air mulai mengering, endapan kotoran tersebut berubah menjadi kerak keras yang menggores permukaan logam piringan cakram saat tuas rem ditekan.
2. Perubahan Friksi Akibat Kelembapan Air
Permukaan piringan cakram yang basah oleh air hujan akan mengubah koefisien gesek awal antara material kampas dan besi cakram. Ketika gesekan tersebut bercampur dengan partikel kotoran yang terjebak di area kaliper, getaran mikro frekuensi tinggi akan tercipta dan merambat keluar sebagai suara decitan melengking.
Baca Juga: Honda BeAT Karbu Boros Bensin? Cek 3 Komponen Ini!
4 Langkah Mudah Menghilangkan Suara Berdecit Tanpa Ganti Kampas
Untuk menuntaskan masalah bising ini, Anda hanya membutuhkan peralatan cuci sederhana yang biasa ada di rumah. Berikut tahapan yang selalu kami terapkan saat membersihkan sistem rem pelanggan:
-
Semprot Bersih Area Roda dengan Air Mengalir: Arahkan semprotan air bersih bertekanan sedang langsung ke celah kaliper dan piringan cakram (disc). Langkah awal ini bertujuan melarutkan lumpur serta pasir basah yang masih menempel longgar di permukaan.
-
Sikat Bagian Kampas Menggunakan Air Sabun: Siapkan sikat berbulu halus atau sikat gigi bekas yang sudah diberi cairan sabun cuci piring atau sabun colek. Gosok celah kaliper dan kedua sisi piringan cakram secara memutar untuk melunturkan kerak minyak dan pasir yang membandel.
-
Bilas Bersih dan Keringkan Sempurna: Siram seluruh area rem dengan air mengalir sampai tidak ada sisa busa sabun yang tertinggal. Keringkan piringan menggunakan lap mikrofiber bersih atau semprotkan angin kompresor agar kelembapan tidak memicu karat baru.
-
Periksa dan Beri Pelumas pada Pin Kaliper: Jika decitan masih terdengar tipis, periksa pergerakan as atau pin kaliper motor Anda. Pastikan kaliper rem bisa bergerak bebas (floating) dan oleskan sedikit gemuk (grease) khusus rem pada pin tersebut agar posisi kampas tidak miring saat menekan cakram.
Membersihkan komponen pengereman secara berkala setelah melewati jalanan becek adalah kunci menjaga performa rem tetap pakem dan senyap.
Dengan merontokkan kotoran sejak dini, Anda tidak hanya melenyapkan bunyi berdecit yang mengganggu, tetapi juga memperpanjang masa pakai piringan cakram motor kesayangan.
Apakah rem depan Honda BeAT Anda mulai bersuara bising setelah kehujanan kemarin sore? Tulis pengalaman Anda atau kendala yang dihadapi saat membersihkannya di kolom komentar!
Editor : Hasan Bashri