RadarMadura.id - Nissan dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik baru bernama Wave yang diprediksi resmi diperkenalkan pada akhir 2026.
Model ini akan menjadi salah satu senjata Nissan untuk memperluas pasar kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.
Kehadirannya menarik perhatian karena Nissan Wave disebut memiliki hubungan erat dengan Renault Twingo generasi terbaru.
Mobil mungil tersebut juga diproyeksikan menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis dan hemat energi.
Nama Nissan Wave sebenarnya sudah mulai ramai dibicarakan sejak awal 2026.
Sejumlah laporan media otomotif Eropa menyebut kendaraan ini akan menjadi mobil listrik entry level terbaru Nissan.
Wave diperkirakan diposisikan di bawah Nissan Micra dalam jajaran kendaraan listrik perusahaan.
Strategi tersebut dapat membuka peluang baru bagi Nissan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.
Salah satu hal menarik dari Nissan Wave adalah penggunaan basis yang sama dengan Renault Twingo listrik.
Kedua perusahaan memang memiliki hubungan panjang melalui aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.
Pemanfaatan platform bersama memungkinkan biaya pengembangan kendaraan ditekan lebih efisien.
Nissan kemudian diperkirakan akan memberikan sentuhan desain berbeda agar Wave memiliki identitas tersendiri.
Secara tampilan, Nissan Wave disebut akan mengadopsi nuansa retro yang terinspirasi dari model Pike Nissan era 1980-an dan 1990-an.
Beberapa nama legendaris seperti Be-1, Figaro, Pao, hingga S-Cargo dikabarkan menjadi sumber inspirasi desain.
Pendekatan tersebut bisa membuat Wave tampil berbeda dibanding mobil listrik perkotaan lain yang cenderung futuristis.
Karakter unik tersebut berpotensi menjadi salah satu nilai jual utama kendaraan anyar Nissan.
Baca Juga: Hyundai Staria Electric Mulai Mengaspal di Sejumlah Negara dan Kini Masuk Indonesia
Berdasarkan informasi yang beredar, Nissan Wave kemungkinan menggunakan baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 27,5 kWh.
Baterai tersebut diprediksi dipadukan dengan motor listrik bertenaga sekitar 60 kW atau setara 80-an tenaga kuda.
Konfigurasi ini sama atau setidaknya sangat dekat dengan spesifikasi Renault Twingo listrik terbaru.
Jarak tempuh kendaraan disebut berpotensi mencapai sekitar 263 km berdasarkan standar pengujian WLTP.
Kemampuan tersebut dinilai cukup menarik untuk sebuah mobil listrik perkotaan.
Nissan Wave diperkirakan akan dirancang untuk penggunaan harian, perjalanan dalam kota,
hingga mobilitas jarak pendek antarkota. Dimensinya yang ringkas juga memungkinkan kendaraan lebih mudah dikendarai di jalan-jalan sempit dan area parkir terbatas.
Segmen ini menjadi semakin penting karena kebutuhan terhadap mobil listrik murah terus meningkat.
Dari sisi harga, Nissan Wave diperkirakan akan dibanderol di bawah atau mendekati 20.000 euro di pasar Eropa.
Harga tersebut menjadikannya salah satu calon mobil listrik paling terjangkau dalam portofolio Nissan.
Penggunaan platform dan komponen bersama Renault diyakini menjadi salah satu kunci untuk menjaga harga tetap kompetitif.
Nissan juga harus menghadapi tekanan dari produsen mobil listrik asal China yang semakin agresif menawarkan produk murah.
Laporan terbaru menyebut prototipe Nissan Wave telah terlihat menjalani pengujian di jalan umum Eropa.
Meski masih tertutup kamuflase, sejumlah perbedaan desain mulai terlihat dibanding Renault Twingo yang menjadi basisnya.
Bagian lampu, bumper, dan beberapa elemen eksterior diperkirakan akan mendapatkan sentuhan khas Nissan.
Kemunculan mobil uji tersebut memperkuat dugaan bahwa proses pengembangan Wave sudah memasuki tahap yang lebih serius.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Ultimate CVT Facelift Punya 5 Kelebihan dan 3 Kekurangan untuk Calon Pembeli
Untuk jadwal peluncuran, sejumlah media memprediksi Nissan Wave dapat diperkenalkan pada akhir 2026 atau awal 2027.
Namun, hingga kini Nissan belum mengumumkan tanggal debut resmi maupun spesifikasi lengkap kendaraan tersebut.
Produksi dan distribusi awal kemungkinan akan difokuskan untuk pasar Eropa.
Belum ada kepastian apakah Nissan Wave nantinya juga akan dipasarkan di kawasan Asia, termasuk Indonesia.
Jika benar meluncur sesuai prediksi, Nissan Wave dapat menjadi pemain penting dalam persaingan mobil listrik murah beberapa tahun mendatang.
Desain retro, teknologi listrik modern, dan harga kompetitif menjadi kombinasi yang berpotensi menarik perhatian konsumen.
Kehadiran Wave juga sejalan dengan strategi Nissan untuk memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya secara global.
Kini publik tinggal menunggu apakah mobil listrik mungil ini benar-benar akan diperkenalkan pada penghujung 2026.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri