BYD M9 Bawa Teknologi Hybrid Generasi Baru, Mesin Turbo 1.5 Liter dan Motor 200 kW

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 14:06 WIB
 BYD M9
BYD M9

 

RadarMadura.id - BYD M9 mulai mencuri perhatian sebagai salah satu MPV plug-in hybrid yang berpotensi meramaikan pasar otomotif Indonesia.

Mobil ini menggabungkan mesin bensin turbo dengan motor listrik bertenaga besar untuk menawarkan performa sekaligus efisiensi.

 Teknologi hybrid generasi terbaru menjadi salah satu daya tarik utama kendaraan tersebut.

 BYD M9 juga diposisikan sebagai alternatif MPV premium dengan teknologi elektrifikasi yang semakin berkembang.

Jantung pacu BYD M9 menggunakan mesin bensin 1.5 liter empat silinder turbocharged.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 154 hingga 156 hp dengan torsi mencapai 225 Nm. 

Performa mesin konvensional itu kemudian dikombinasikan dengan motor listrik untuk mendukung sistem penggerak hybrid. 

Perpaduan keduanya menjadi bagian dari teknologi DM-i generasi kelima milik BYD.

Motor listrik pada BYD M9 memiliki tenaga hingga 200 kW atau setara sekitar 268 hingga 272 hp. Selain tenaga besar, motor tersebut juga menghasilkan torsi instan mencapai 315 Nm.

Karakter motor listrik membuat MPV ini mampu memberikan respons akselerasi yang lebih cepat saat dibutuhkan. 

Berdasarkan sejumlah data spesifikasi yang beredar, BYD M9 dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam kisaran 8,1 detik.

Salah satu komponen penting pada BYD M9 adalah penggunaan Blade Battery berbasis Lithium Iron Phosphate atau LFP.

Baterai tersebut tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni sekitar 20,4 kWh dan 36,6 kWh. 

Varian dengan baterai terbesar menawarkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik tanpa bantuan mesin bensin dalam jarak yang cukup jauh.

Kapasitas 36,6 kWh menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan mobilitas harian dengan mode EV.

Baca Juga: Garmin Cirqa Tantang Tren Smartwatch, Gelang Pintar Minimalis Tanpa Layar Ini Punya 80 Mode Olahraga

Untuk baterai 36,6 kWh, BYD M9 diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 145 km berdasarkan pengujian WLTP.

Sementara pada standar CLTC, kemampuan jelajah listrik murninya dapat mencapai sekitar 180 km. 

Perbedaan angka tersebut terjadi karena metode pengujian yang digunakan memiliki standar tersendiri. 

Namun, angka tersebut tetap menunjukkan kemampuan elektrifikasi yang cukup besar untuk sebuah MPV berukuran besar.

Keunggulan lain BYD M9 terletak pada jarak tempuh kombinasi antara mesin bensin dan baterai.

Dalam kondisi bahan bakar serta baterai terisi penuh, kendaraan ini diklaim mampu menjelajah hingga lebih dari 850 km tergantung standar pengujian dan varian. 

Kemampuan tersebut membuat BYD M9 cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh tanpa terlalu bergantung pada fasilitas pengisian daya. 

Pengemudi tetap mendapatkan fleksibilitas mesin bensin ketika daya baterai mulai berkurang.

Sistem penggerak BYD M9 menggunakan teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.

 Berbeda dengan hybrid biasa, baterai pada sistem ini dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal.

Pengguna juga dapat memanfaatkan mode berkendara listrik murni untuk kebutuhan perjalanan tertentu.

 Ketika diperlukan, mesin bensin akan bekerja bersama sistem elektrifikasi untuk menjaga efisiensi dan performa kendaraan.

BYD M9 juga mendukung pengisian daya AC hingga 7 kW serta pengisian cepat DC dengan daya yang lebih besar.

Pengisian cepat menjadi salah satu fitur penting karena dapat membantu memangkas waktu tunggu saat melakukan perjalanan. 

Mobil ini turut dibekali teknologi Vehicle-to-Load atau V2L yang memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik eksternal. 

Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai perangkat elektronik dalam kegiatan luar ruang maupun situasi tertentu.

Dari sisi ukuran, BYD M9 masuk dalam kategori MPV besar dengan kabin yang dirancang untuk membawa banyak penumpang.

Baca Juga: Vivo V80 Lite 5G Hadir Membawa Baterai 10.000 mAh dengan Spesifikasi yang Berbeda dari Model India

 Konfigurasi tempat duduk tujuh penumpang menjadi salah satu daya tarik untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan bisnis.

Desainnya juga mengusung karakter modern dengan tampilan yang sekilas mengingatkan pada MPV premium.

Kehadiran berbagai fitur digital dan teknologi keselamatan semakin memperkuat posisinya di segmen kendaraan keluarga modern.

Menariknya, peluang BYD M9 hadir di Indonesia semakin menjadi perhatian setelah model ini terus dikaitkan dengan ekspansi pasar setir kanan.

Hingga saat ini, spesifikasi dan peluang kehadirannya masih menjadi bahan perbincangan penggemar otomotif Tanah Air. 

Jika benar dipasarkan, BYD M9 berpotensi menjadi pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan MPV besar dengan teknologi PHEV.

 Kombinasi mesin 1.5 turbo, motor listrik 200 kW dan baterai 36,6 kWh menjadi modal kuat untuk bersaing di pasar MPV premium. (Syarifah)

Editor : Amin Bashiri
MPV hybrid BYD BYD M9 spesifikasi BYD M9 BYD M9 Indonesia baterai BYD M9