Era Wi-Fi 8 Mulai Terbuka, TP-Link Bawa Archer 8 Ultra dan Deco 8 Ultra dengan Kecepatan 22 Gbps

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 14:48 WIB
 lineup Wi-Fi 8
lineup Wi-Fi 8

 

RadarMadura.id - TP-Link membuat gebrakan baru di industri perangkat jaringan dengan memperkenalkan lineup Wi-Fi 8 pertamanya dalam ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman.

Kehadiran teknologi generasi baru ini menjadi langkah awal menuju era konektivitas nirkabel yang tidak hanya mengandalkan kecepatan tinggi.

 TP-Link membawa dua perangkat utama, yakni Archer 8 Ultra dan sistem mesh Deco 8 Ultra.

Keduanya dibangun berdasarkan standar Wi-Fi 8 atau IEEE 802.11bn yang masih dalam tahap pengembangan.

Produk pertama yang mencuri perhatian adalah Archer 8 Ultra BN19000, sebuah router Wi-Fi 8 dengan konfigurasi tri-band.

TP-Link mengklaim perangkat tersebut mampu menawarkan kecepatan nirkabel agregat hingga 19 Gbps. 

Router ini juga mendukung konektivitas kabel hingga 10 Gbps untuk kebutuhan jaringan berkecepatan tinggi. 

Menariknya, Archer 8 Ultra dibekali 18 antena internal untuk membantu memperluas dan menjaga kualitas jangkauan sinyal.

Dari sisi desain, Archer 8 Ultra tampil berbeda dibandingkan router konvensional yang umumnya memiliki antena eksternal mencolok.

Perangkat ini menggunakan bentuk tower vertikal dengan tampilan yang lebih modern untuk ditempatkan di area rumah. 

TP-Link juga menyematkan indikator LED dengan cahaya redup agar tidak mengganggu pengguna, terutama ketika digunakan pada malam hari. 

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa desain perangkat jaringan kini mulai diperhatikan sebagai bagian dari interior rumah.

Selain router tunggal, TP-Link turut membawa Deco 8 Ultra BN22000 sebagai solusi jaringan mesh berbasis Wi-Fi 8.

Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan cakupan internet lebih luas dan merata di seluruh area bangunan. 

TP-Link mengklaim Deco 8 Ultra mampu menghadirkan kecepatan hingga 22 Gbps melalui koneksi tri-band. 

Paket tiga unitnya bahkan disebut dapat menjangkau area hingga sekitar 910 meter persegi dan menangani lebih dari 200 perangkat secara bersamaan.

Hal yang membedakan Wi-Fi 8 dari generasi sebelumnya adalah fokus pengembangannya yang tidak semata-mata mengejar angka kecepatan tertinggi.

Standar baru ini dirancang untuk meningkatkan reliabilitas jaringan dalam kondisi penggunaan nyata yang lebih kompleks.

Baca Juga: Bikin Kaget, Daihatsu Rocky Menjadi Model Terlaris di Batam dengan Kontribusi Penjualan Mencapai 33%

Masalah seperti gangguan sinyal, jaringan padat, perangkat IoT yang semakin banyak dan area rumah dengan banyak dinding menjadi perhatian utama.

 TP-Link menyebut pendekatan Wi-Fi 8 akan mengutamakan koneksi yang lebih stabil, jangkauan lebih baik dan latensi yang lebih rendah.

Untuk mendukung teknologi tersebut, TP-Link memperkenalkan sistem yang disebut Wi-Fi 8 StabilityEngine pada perangkat barunya.

Teknologi ini dirancang untuk membantu koneksi tetap optimal ketika banyak perangkat terhubung secara bersamaan. 

Sistem tersebut juga ditujukan untuk mengurangi dampak interferensi yang sering menyebabkan koneksi Wi-Fi tidak konsisten. 

Kehadirannya berpotensi menjadi nilai penting bagi rumah modern yang semakin dipenuhi perangkat pintar dan perangkat terkoneksi internet.

TP-Link menyebut lineup Wi-Fi 8 mereka akan menggunakan kombinasi chipset dari sejumlah perusahaan teknologi besar.

 Broadcom, Qualcomm dan MediaTek menjadi tiga nama yang disebut akan mendukung ekosistem perangkat generasi terbaru tersebut.

Meski demikian, pembagian chipset untuk setiap model belum dijelaskan secara rinci kepada publik. 

Strategi tersebut menunjukkan TP-Link ingin membangun portofolio Wi-Fi 8 yang lebih luas untuk berbagai kebutuhan pengguna.

Informasi lengkap mengenai spesifikasi dan harga kedua perangkat dijadwalkan akan diungkap dalam peluncuran global pada 30 September 2026.

Pada periode yang sama, TP-Link juga berencana membuka pemesanan awal Archer 8 Ultra di sejumlah wilayah terpilih. 

Sementara Deco 8 versi reguler ditargetkan mulai tersedia pada kuartal pertama 2027. Setelah itu, TP-Link akan memperluas keluarga Wi-Fi 8 dengan Roam 8, range extender dan adapter pada pertengahan 2027.

Kehadiran Archer 8 Ultra dan Deco 8 Ultra di IFA 2026 menandai persaingan baru dalam industri perangkat jaringan rumah.

Wi-Fi 8 membawa pendekatan berbeda dengan menempatkan stabilitas dan keandalan sebagai fokus utama, bukan sekadar kecepatan di atas kertas. 

Baca Juga: Bikin Kaget, Daihatsu Rocky Menjadi Model Terlaris di Batam dengan Kontribusi Penjualan Mencapai 33%

Hal ini penting karena kebutuhan konektivitas rumah terus meningkat seiring bertambahnya perangkat gaming, smart TV, kamera keamanan dan produk IoT.

 TP-Link pun tampaknya ingin menjadi salah satu pemain pertama yang membawa teknologi tersebut ke pasar konsumen.

Meski standar IEEE 802.11bn belum sepenuhnya difinalisasi, langkah TP-Link memperkenalkan produk Wi-Fi 8 memberikan gambaran mengenai arah perkembangan teknologi jaringan beberapa tahun mendatang.

Pengguna nantinya dapat mengharapkan koneksi yang lebih konsisten saat melakukan streaming, bermain game online atau mengikuti rapat video.

 Jaringan juga diharapkan mampu tetap stabil meski digunakan banyak perangkat secara bersamaan dalam satu rumah.

Dengan lineup baru ini, IFA 2026 menjadi salah satu panggung awal dimulainya perjalanan Wi-Fi 8 menuju pasar konsumen global.(Syarifah)

Editor : Amin Bashiri
TP-Link Wi-Fi 8 Archer 8 Ultra Deco 8 Ultra IFA 2026 mesh Wi-Fi TP-Link.