BYD Atto 2 Bisa Jalan Sejauh Apa dengan Sekali Pengisian Daya? Ini Jawaban untuk Pengguna yang Serin

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:56 WIB
BYD Atto 2
BYD Atto 2

 

RadarMadura.id - BYD Atto 2 menjadi salah satu SUV listrik yang menarik perhatian berkat dimensi ringkas dan teknologi baterai yang dibawanya.

Salah satu pertanyaan penting calon pengguna adalah seberapa jauh mobil ini dapat melaju hanya dengan sekali pengisian daya.

Jawabannya bergantung pada varian, kondisi jalan, serta gaya berkendara.

 Namun, angka resmi yang tersedia sudah memberi gambaran mengenai kemampuan mobil listrik tersebut.

Untuk varian dengan baterai Blade Battery berkapasitas sekitar 45,1 kWh, BYD Atto 2 memiliki jarak tempuh hingga 312 kilometer dalam pengujian kombinasi WLTP.

 Ketika digunakan di lingkungan perkotaan, daya jelajahnya diklaim dapat mencapai sekitar 463 kilometer.

Perbedaan tersebut muncul karena karakter perjalanan kota dan sistem pengujian yang digunakan.

Angka WLTP sendiri tetap menjadi acuan penting sebelum memperkirakan penggunaan di kondisi nyata.

Dengan daya jelajah kombinasi sekitar 312 kilometer, BYD Atto 2 pada dasarnya cukup untuk kebutuhan perjalanan harian tanpa harus selalu mencari tempat pengisian daya.

Mobil ini juga berpotensi digunakan untuk perjalanan antarkota dengan jarak menengah. 

Meski begitu, pengemudi tetap perlu memperhitungkan cadangan baterai sebelum berangkat. 

Kecepatan tinggi, muatan kendaraan, cuaca, dan penggunaan pendingin udara dapat memengaruhi jarak tempuh aktual.

Kemampuan untuk perjalanan jauh semakin berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan saat mengisi ulang baterai.

BYD Atto 2 mendukung pengisian daya DC hingga 65 kW pada versi baterai 45,1 kWh. 

Pengisian dari 30 persen menuju 80 persen diklaim dapat dilakukan sekitar 28 menit.

Sementara pengisian dari 10 persen hingga 80 persen membutuhkan sekitar 37 menit pada kondisi dan fasilitas pengisian yang sesuai.

Artinya, perjalanan jauh menggunakan BYD Atto 2 bukan sesuatu yang mustahil dilakukan.

Pengemudi hanya perlu mengubah pola perjalanan dibandingkan saat menggunakan mobil bermesin bensin.

Perencanaan lokasi stasiun pengisian menjadi bagian penting sebelum menempuh rute panjang.

 Waktu berhenti untuk mengisi baterai juga perlu dimasukkan ke dalam jadwal perjalanan.

Baca Juga: Bappeda Sumnep Optimalkan Program Penguatan Ekonomi Masyarakat

Untuk penggunaan antarkota, strategi paling aman adalah tidak menunggu baterai benar-benar berada di level rendah.

Pengisian dapat dilakukan ketika berhenti untuk beristirahat atau makan sehingga waktu perjalanan terasa lebih efisien. 

Dengan cara tersebut, jeda pengisian tidak selalu menjadi waktu yang terbuang.

Pengemudi pun dapat melanjutkan perjalanan dengan cadangan energi yang lebih aman.

BYD juga menawarkan Atto 2 dengan spesifikasi berbeda di sejumlah pasar.

 Varian Comfort, misalnya, menggunakan baterai lebih besar dan memiliki jarak tempuh kombinasi WLTP hingga sekitar 430 kilometer.

 Dalam penggunaan perkotaan, angka tersebut dapat mencapai sekitar 604 kilometer menurut data resmi. Varian ini jelas memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang lebih sering melakukan perjalanan jauh.

Meski demikian, angka jarak tempuh resmi sebaiknya tidak dipahami sebagai jarak yang selalu diperoleh dalam setiap perjalanan.

Kondisi jalan menanjak, kemacetan, kecepatan konstan di jalan tol, hingga kebiasaan menginjak pedal akselerator dapat mengubah konsumsi energi. 

Karena itu, pengemudi disarankan menyisakan cadangan daya yang cukup. Kebiasaan tersebut penting terutama ketika rute yang dilalui masih memiliki infrastruktur pengisian terbatas.

Dari sisi teknologi, penggunaan BYD Blade Battery berbasis LFP menjadi salah satu fondasi utama mobil ini.

Baterai tersebut dipadukan dengan sistem penggerak listrik yang dirancang untuk menunjang efisiensi penggunaan energi. 

BYD Atto 2 juga dibekali teknologi pendukung seperti pompa panas pada spesifikasi tertentu untuk membantu efisiensi. 

Kombinasi tersebut membuatnya tidak hanya diposisikan sebagai kendaraan untuk perjalanan pendek di perkotaan.

Jadi, apakah BYD Atto 2 cocok untuk perjalanan jauh? Jawabannya cukup cocok, terutama untuk rute yang memiliki akses pengisian daya memadai dan direncanakan dengan baik.

Varian berdaya jelajah 312 kilometer lebih ideal untuk perjalanan jarak menengah dengan kemungkinan satu atau beberapa kali berhenti mengisi daya. 

Baca Juga: Penyertaan Modal BPRS Bhakti Sumekar Dibatalkan

Sementara varian dengan baterai lebih besar tentu menawarkan rasa aman dan fleksibilitas yang lebih baik untuk perjalanan antarkota.

Pada akhirnya, jarak tempuh BYD Atto 2 sekali cas menunjukkan bahwa SUV listrik kini semakin realistis untuk kebutuhan mobilitas yang lebih luas.

 Perjalanan jauh tetap dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan kenyamanan, selama rute dan titik pengisian direncanakan sejak awal.

Kehadiran daya jelajah hingga ratusan kilometer membuat mobil ini tidak hanya menarik sebagai kendaraan harian.

Bagi pengguna yang siap beradaptasi dengan pola pengisian daya, BYD Atto 2 dapat menjadi pilihan menarik untuk perjalanan dalam maupun luar kota.(Syarifah)

Editor : Amin Bashiri
jarak tempuh BYD Atto 2 baterai BYD Atto 2 charging BYD Atto 2 BYD Atto 2 Mobil Listrik BYD