Bukan Sekadar Nama Lama, Freelander 8 Tawarkan Teknologi Huawei dan Kemampuan Off-Road, Pesanannya Tembus 10.000 Unit dalam 48 Jam

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:19 WIB
 Freelander 8
Freelander 8

 

RadarMadura.id - Freelander 8 langsung mencuri perhatian setelah dikabarkan mencatat sekitar 10.000 pesanan hanya dalam waktu 48 jam.

Angka tersebut menjadi sinyal awal kuat bagi merek Freelander yang baru dihidupkan kembali melalui kerja sama Chery dan Jaguar Land Rover (JLR).

Antusiasme konsumen datang ketika SUV premium tersebut memasuki fase penjualan awal di China.

Sebelumnya, Freelander 8 juga sudah menjalani rangkaian preview di berbagai kota untuk memperkenalkan produk perdananya kepada calon pembeli.

Meski angka 10.000 unit dalam 48 jam menjadi sorotan, data tersebut perlu dibaca sebagai pesanan atau minat awal, bukan otomatis penjualan retail yang sudah terealisasi.

Perusahaan sendiri sebelumnya menargetkan Freelander 8 menjadi pijakan penting untuk membangun volume penjualan merek baru tersebut.

Target bulanan yang disiapkan berada di kisaran 5.000 hingga 8.000 unit, sehingga respons awal pasar terlihat cukup menjanjikan.

Daya tarik Freelander 8 tidak hanya mengandalkan nama besar yang memiliki sejarah panjang di dunia SUV.

Model ini hadir sebagai SUV premium berteknologi elektrifikasi dengan kemampuan all-terrain yang dikembangkan untuk memasuki segmen kendaraan energi baru.

Freelander sendiri kini diposisikan sebagai merek kendaraan energi baru setelah diangkat menjadi brand mandiri oleh Chery-JLR pada Maret 2026.

Baca Juga: Tim URC Satreskrim Polres Sampang Serahkan Bantuan pada Momen Kemerdekaan, Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Dari sisi teknologi, Freelander 8 menawarkan kombinasi yang cukup agresif untuk kelasnya.

Mobil ini menggunakan sistem extended-range electric vehicle atau EREV dengan mesin 1.5T sebagai range extender dan baterai berkapasitas 60,331 kWh.

Sistem tersebut diklaim mampu memberikan jarak tempuh listrik murni hingga 221 kilometer, sementara platform 800 volt menjadi perlengkapan standar.

Teknologi bantuan berkendara juga menjadi salah satu senjata utama Freelander 8.

SUV ini dibekali Huawei Qiankun ADS 5 serta konfigurasi empat LiDAR yang membuatnya masuk jajaran kendaraan dengan teknologi sensor canggih.

Untuk sektor komputasi, Freelander 8 menggunakan chip otomotif Qualcomm Snapdragon 8397 generasi terbaru.

Masuk ke kabin, pendekatan premium terlihat dari penggunaan layar berukuran sangat besar.

Freelander 8 menawarkan layar 46,3 inci beresolusi 8K serta layar sentuh tengah Mini LED 15,6 inci.

Penumpang baris kedua juga mendapatkan kursi model zero-gravity dengan fitur pemanas, ventilasi dan pijat.

Kemampuan melibas berbagai medan turut menjadi bagian penting dari karakter SUV ini.

Freelander 8 mengandalkan sistem i-ATS intelligent all-terrain yang dikembangkan bersama Huawei, differential lock mekanis di depan dan e-LSD di belakang.

Suspensi udara dual-chamber turut disiapkan untuk mendukung kenyamanan sekaligus kemampuan berkendara di medan yang lebih menantang.

Secara dimensi, Freelander 8 memiliki panjang 5.118 mm dan lebar 2.050 mm, sehingga tampil dengan proporsi besar yang mendukung kesan SUV premium.

Jarak sumbu rodanya mencapai 3.040 mm, sementara pilihan pelek 22 inci tersedia untuk varian tinggi.

 Kombinasi desain boxy, kabin lapang dan perangkat teknologi membuat mobil ini berusaha menggabungkan karakter kendaraan keluarga dengan kemampuan all-terrain.

Baca Juga: 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia: Dari Pembiayaan UMKM hingga Layanan Pekerja Migran

Respons awal terhadap Freelander 8 menjadi modal penting bagi Chery dan JLR untuk membangun kembali nama Freelander di era kendaraan energi baru.

Merek tersebut menyiapkan enam model baru untuk pasar China dan global dalam lima tahun ke depan, dengan investasi tambahan sekitar RMB3 miliar untuk mendukung pengembangan fasilitas produksinya.

Jika momentum pesanan awal dapat dipertahankan hingga tahap pengiriman, Freelander 8 berpeluang menjadi produk kunci dalam perjalanan kebangkitan merek tersebut.

Untuk pasar internasional, langkah berikutnya sudah mulai disiapkan melalui kawasan Timur Tengah yang dipilih sebagai pasar luar negeri pertama.

Versi setir kiri untuk kawasan tersebut diperkirakan hadir antara akhir 2026 hingga awal 2027, sebelum ekspansi lebih luas dilakukan.

Dengan kombinasi teknologi Huawei, kemampuan all-terrain dan sentuhan desain premium, Freelander 8 kini menghadapi tantangan berikutnya: membuktikan bahwa tingginya minat awal dapat berubah menjadi penjualan nyata dalam jangka panjang. (Syarifah)

Editor : Amin Basiri
Freelander 8 harga Freelander 8 spesifikasi Freelander 8 Freelander 8 terbaru Chery Jaguar Land Rover