RadarMadura.id - Nothing kembali menawarkan perangkat audio dengan pendekatan yang berbeda melalui Nothing Ear (3a).
Earbuds terbaru ini tetap mempertahankan identitas desain transparan yang menjadi ciri khas Nothing, tetapi membawa sejumlah fitur yang terasa lebih praktis untuk aktivitas sehari-hari.
Salah satu yang paling menarik adalah kemampuan merekam panggilan dan meeting langsung melalui earbuds.
Di Indonesia, Nothing Ear (3a) resmi diperkenalkan pada Juli 2026.
Saat kotaknya dibuka, Nothing Ear (3a) langsung memperlihatkan desain charging case transparan dengan bentuk yang lebih membulat.
Dua earbuds tersimpan secara magnetis di dalam case, sementara indikator LED dan tombol pairing melengkapi bagian perangkat tersebut.
Desain transparan membuat komponen internal menjadi bagian dari tampilan, sehingga Ear (3a) terlihat berbeda dibandingkan TWS konvensional.
Pilihan warnanya juga dibuat lebih berani dengan opsi hitam, putih, kuning, dan pink.
Dari sisi audio, Nothing Ear (3a) menggunakan driver dinamis berukuran 12 mm yang dirancang untuk memberikan karakter suara dengan bass lebih dalam.
Earbuds ini juga mendukung Hi-Res Audio serta LDAC, sehingga pengguna memiliki opsi menikmati kualitas suara yang lebih detail pada perangkat yang kompatibel.
Nothing turut membekalinya dengan Active Noise Cancellation untuk membantu meredam suara dari lingkungan sekitar.
Fitur tersebut membuat Ear (3a) tidak hanya mengandalkan desain sebagai daya tarik utamanya.
Bagian paling mencuri perhatian justru berada pada fitur Audio Snapshot dan Call Recording.
Audio Snapshot memungkinkan pengguna menyimpan potongan audio yang sedang diputar hanya dengan melakukan gestur pada kedua earbuds.
Fitur tersebut dapat menangkap hingga satu menit audio dan bahkan bisa menyertakan 30 detik suara sebelum tombol ditekan.
Rekaman kemudian dapat disinkronkan ke aplikasi Nothing X untuk diputar dan dikelola.
Untuk kebutuhan meeting, Call Recording menjadi fitur yang terasa lebih menarik.
Nothing Ear (3a) dapat menyimpan rekaman panggilan dan meeting online hingga dua jam menggunakan penyimpanan internal 32MB.
Rekaman tersebut kemudian disinkronkan ke Nothing X dan dapat diputar kembali, diedit, hingga diproses untuk transkripsi.
Fitur ini tersedia di Indonesia, meski pengguna tetap perlu memperhatikan aturan privasi dan memberi tahu peserta sebelum melakukan perekaman.
Menariknya, Nothing Ear (3a) tidak membutuhkan smartphone sebagai tempat penyimpanan utama ketika proses perekaman dilakukan.
Memori internal pada earbuds membuat pengguna dapat memulai rekaman melalui gestur tanpa harus membuka ponsel terlebih dahulu.
Setelah itu, hasil rekaman dapat dipindahkan dan dikelola melalui Nothing X.
Konsep ini membuat Ear (3a) terasa seperti perangkat audio yang mulai mengambil peran lebih jauh daripada sekadar mendengarkan musik.
Untuk pemakaian sehari-hari, daya tahan baterainya juga cukup menjanjikan.
Nothing mengklaim Ear (3a) mampu digunakan hingga 10 jam dari earbuds dan mencapai 42 jam bersama charging case tanpa ANC.
Pengisian cepat selama lima menit juga diklaim dapat memberikan sekitar satu jam waktu pemakaian.
Earbuds ini turut membawa sertifikasi IP54 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air.
Konektivitas menjadi bagian lain yang ikut mendapat perhatian melalui Bluetooth 6.0 dan dukungan koneksi dua perangkat.
Pengguna dapat berpindah antara smartphone dan komputer dengan lebih praktis, sementara mode latensi rendah ditujukan untuk aktivitas seperti bermain gim.
Nothing juga membekali masing-masing earbuds dengan tiga mikrofon directional yang dipadukan dengan algoritma peredam suara berbasis AI.
Kombinasi tersebut membantu meningkatkan kualitas tangkapan suara ketika digunakan untuk panggilan.
Dari pengalaman unboxing hingga melihat fitur yang ditawarkan, Nothing Ear (3a) terasa seperti TWS yang mencoba keluar dari pola lama.
Desain transparan memang menjadi identitas yang paling mudah dikenali, tetapi kemampuan merekam meeting, Audio Snapshot, ANC, dan baterai panjang menjadi alasan yang lebih kuat untuk meliriknya.
Perangkat ini juga menunjukkan bagaimana earbuds semakin berkembang menjadi perangkat pendamping produktivitas.
Bagi pengguna yang sering mengikuti meeting online atau ingin menyimpan percakapan penting, fitur tersebut bisa menjadi pembeda.
Dengan kombinasi desain unik dan fungsi perekaman yang jarang ditemukan pada earbuds sekelasnya, Nothing Ear (3a) menjadi salah satu TWS menarik pada 2026.
Perangkat ini tidak sekadar menawarkan pengalaman mendengarkan musik, tetapi juga membawa fitur yang dapat membantu pekerjaan dan aktivitas harian.
Meski begitu, kemampuan perekaman tetap harus digunakan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan persetujuan serta aturan privasi yang berlaku.
Secara keseluruhan, Ear (3a) menawarkan paket yang cukup lengkap bagi pengguna yang menginginkan TWS dengan karakter berbeda.(Syarifah)
Editor : Amin Basiri