RadarMadura.id - Spesifikasi Omoway OMO-X, Motor Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh hingga 260 Km
Pasar motor listrik Indonesia kembali kedatangan produk yang menawarkan pendekatan berbeda dari kendaraan listrik pada umumnya.
Omoway OMO-X hadir bukan hanya mengandalkan tenaga listrik, tetapi juga membawa teknologi pintar, sistem self-balancing, serta desain yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara modern.
Salah satu daya tarik terbesarnya adalah kemampuan baterai Long Range yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 260 kilometer.
Untuk mencapai angka tersebut, OMO-X menggunakan baterai berkapasitas 7,68 kWh pada versi Long Range.
Klaim 260 km tersebut diperoleh berdasarkan pengujian dengan kecepatan konstan 30 km per jam, sehingga angka di penggunaan nyata dapat berbeda bergantung pada kecepatan, kondisi jalan, beban, cuaca, dan gaya berkendara.
Sementara berdasarkan standar WMTC RS1, baterai Long Range mampu mencapai jarak hingga 210 km.
Dari sisi performa, motor listrik ini memiliki akselerasi 0-50 km per jam dalam waktu 3,3 detik.
Kecepatan maksimumnya mencapai 113 km per jam dengan torsi puncak 320 Nm, membuat OMO-X tidak sekadar ditujukan sebagai kendaraan komuter perkotaan.
Karakter tersebut menunjukkan bahwa Omoway ingin menempatkan produknya di kelas motor listrik premium yang menggabungkan performa dengan teknologi.
Baca Juga: Proyek Pokir Terancam Ditunda, Dinas PUPR Pamekasan Sebut Sesuai Arahan KPK
Urusan kenyamanan juga menjadi perhatian utama melalui penggunaan suspensi depan double wishbone independen.
Konstruksi tersebut dirancang untuk meningkatkan kestabilan sekaligus mengurangi efek menukik ketika pengereman dilakukan secara agresif.
OMO-X juga mengandalkan sejumlah fitur keselamatan seperti dual-channel ABS, Traction Control System atau TCS, Hill Descent Control, dan AutoHold sebagai perlengkapan standar.
Yang membuat OMO-X semakin menarik adalah teknologi self-balancing yang memungkinkan motor membantu menjaga keseimbangan ketika berhenti maupun melaju pada kecepatan rendah.
Teknologi tersebut menjadi salah satu identitas utama OMO-X dan membuatnya berbeda dari mayoritas motor listrik yang beredar di pasaran.
Omoway bahkan menyebut OMO-X sebagai sepeda motor self-balancing produksi massal pertama di dunia.
Masuk ke area kokpit, pengendara disuguhi layar HALO Smart Cockpit berukuran 10,25 inci.
Layar tersebut dapat digunakan untuk menampilkan berbagai informasi sekaligus mendukung navigasi melalui koneksi dengan ponsel.
Sistem kendaraan juga terhubung dengan ekosistem digital yang mencakup digital key, kontrol kendaraan dari jarak jauh, pemantauan perjalanan, hingga pembaruan perangkat lunak melalui OTA.
Untuk kebutuhan pengisian daya, OMO-X menyediakan beberapa pilihan.
Baterainya dapat diisi melalui stasiun pengisian Omoway dengan kemampuan 10-80 persen dalam sekitar 60 menit, sementara pengisian melalui SPKLU diklaim dapat dilakukan hingga penuh dalam waktu sekitar dua jam.
Tersedia pula pengisi daya portabel pintar yang memungkinkan pengguna menyesuaikan daya pengisian melalui aplikasi.
Di Indonesia, OMO-X ditawarkan dalam varian Smart dan Balance dengan pilihan baterai yang dapat disesuaikan kebutuhan pengguna.
Saat masa pre-order, harga off-the-road yang diumumkan Omoway dimulai dari Rp44,5 juta untuk tipe Smart dan Rp61,5 juta untuk tipe Balance, sebelum program insentif tertentu.
Informasi harga terbaru perlu mengacu pada kanal resmi karena harga dan program penjualan dapat berubah.
Dengan kombinasi jarak tempuh panjang, performa, teknologi self-balancing, serta sistem kendaraan terkoneksi, Omoway OMO-X mencoba membawa motor listrik ke arah yang lebih futuristis.
Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa persaingan kendaraan listrik roda dua kini tidak lagi hanya soal kapasitas baterai dan harga, tetapi mulai bergeser ke pengalaman berkendara berbasis teknologi pintar.(Syarifah)
Editor : Amin Basiri