Kedua perangkat tersebut sama-sama mengandalkan kemampuan kamera sebagai daya tarik utama.
Apple mengedepankan konsistensi hasil foto dan kualitas video profesional.
Sementara Vivo menawarkan resolusi tinggi dan kemampuan zoom jarak jauh yang menjadi salah satu yang paling agresif di kelasnya.
Lantas, bagaimana perbandingan keduanya?
Pendekatan Kamera Berbeda
Apple menerapkan pendekatan yang berfokus pada konsistensi kualitas gambar di seluruh kamera belakang.
iPhone 17 Pro Max menggunakan sistem kamera Pro Fusion dengan tiga sensor beresolusi 48MP.
Kamera utamanya memiliki bukaan f/1.78 dan didukung sensor-shift Optical Image Stabilization (OIS) generasi kedua.
Lensa ultrawide menggunakan sensor 48MP dengan aperture f/2.2.
Sementara kamera telefoto periskop juga memiliki resolusi 48MP dengan aperture f/2.8.
Konfigurasi tersebut memungkinkan kualitas warna dan detail yang relatif seragam pada berbagai focal length.
Di sisi lain, Vivo X300 Ultra mengusung pendekatan yang lebih agresif.
Perangkat ini dikembangkan bersama ZEISS.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT-901 beresolusi 200MP dengan focal length 35 mm dan aperture f/1.9.
Kamera ultrawide dibekali sensor Sony LYT-818 50MP.
Sementara kamera periskop telefoto menggunakan sensor Samsung ISOCELL HP0 beresolusi 200MP.
Resolusi tinggi tersebut memberikan keleluasaan lebih besar untuk melakukan cropping tanpa kehilangan detail secara signifikan.
Adu Kemampuan Zoom
Kemampuan zoom menjadi salah satu pembeda utama kedua perangkat.
iPhone 17 Pro Max mengandalkan teknologi tetraprism yang menghasilkan optical zoom 4x.
Apple juga menawarkan optical-quality zoom hingga 8x melalui teknik pemrosesan sensor.
Hasil foto jarak jauh dikenal memiliki reproduksi warna yang konsisten dan tingkat noise yang rendah.
Namun, Vivo X300 Ultra menawarkan kemampuan zoom yang lebih ekstrem.
Kamera periskopnya memiliki optical zoom 3,7x berbasis sensor 200MP.
Vivo juga menyediakan aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra yang dijual terpisah.
Aksesori tersebut memungkinkan focal length diperluas hingga setara 400 mm.
Bahkan, kemampuan zoom digitalnya dapat mencapai setara 1.600 mm.
Untuk stabilisasi, Vivo menyematkan teknologi Gimbal-Grade OIS dengan tingkat stabilitas hingga 3 derajat.
Fitur ini dirancang untuk membantu menghasilkan foto tetap tajam saat memotret objek dari jarak jauh.
Kualitas Video Masih Jadi Kekuatan Apple
Pada sektor perekaman video, iPhone 17 Pro Max masih menjadi salah satu acuan di industri smartphone.
Perangkat ini mendukung perekaman video 4K Dolby Vision hingga 120 frame per detik.
Apple juga menyediakan format ProRes RAW yang banyak digunakan oleh kreator konten profesional.
Fitur Cinematic Mode dan Photonic Engine membantu menghasilkan transisi fokus yang lebih halus serta reproduksi warna yang konsisten.
Meski demikian, Vivo X300 Ultra juga membawa sejumlah fitur video premium.
Perangkat ini mendukung perekaman Multi-Focal 4K 120fps Slow Motion.
Vivo turut menghadirkan Master Color Video pada seluruh lensa.
Teknologi ZEISS T* Coating yang digunakan juga membantu mengurangi flare dan ghosting ketika merekam dalam kondisi cahaya rendah.
Perbandingan Harga
Kedua perangkat berada di segmen flagship premium dengan harga yang tidak murah.
Berikut kisaran harga yang disebutkan dalam laporan:
iPhone 17 Pro Max
-
Varian 256GB: mulai sekitar Rp26,9 juta
-
Varian 2TB: lebih dari Rp45,2 juta
Vivo X300 Ultra
-
Mulai sekitar Rp25,9 juta
-
Varian tertinggi sekitar Rp29,9 juta
Dari sisi harga, Vivo X300 Ultra menawarkan selisih yang cukup signifikan dibandingkan iPhone 17 Pro Max varian kapasitas besar.
Baca Juga: BGN Bakal Batasi Pendistribusian MBG
Mana yang Lebih Menarik?
Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan pengguna.
Bagi pengguna yang lebih sering merekam video, membuat konten profesional, dan menginginkan ekosistem perangkat yang terintegrasi, iPhone 17 Pro Max masih menjadi salah satu pilihan terkuat.
Sebaliknya, Vivo X300 Ultra menawarkan keunggulan pada fotografi resolusi tinggi dan kemampuan zoom jarak jauh.
Kombinasi sensor 200MP dan teknologi optik ZEISS membuat perangkat ini menarik bagi pengguna yang gemar memotret lanskap, satwa liar, maupun objek dari jarak jauh.
Keduanya sama-sama menawarkan teknologi kamera kelas atas.
Perbedaannya terletak pada fokus pengembangan yang dipilih masing-masing produsen, yakni video dan konsistensi warna pada iPhone, serta detail foto dan zoom ekstrem pada Vivo. (fadila)
Editor : Fadila An Naila