RadarMadura.id— Geely kembali menyegarkan SUV listrik andalannya melalui peluncuran versi terbaru EX5 di pasar China.
Model ini membawa sejumlah perubahan besar yang tidak hanya menyentuh desain, tetapi juga sektor performa dan teknologi.
Peningkatan tenaga yang signifikan menjadi sorotan utama pada pembaruan kali ini.
Kehadiran sensor LiDAR juga menandai langkah Geely menuju fitur bantuan berkendara yang lebih canggih.
Berdasarkan dokumen perizinan yang diajukan di China, Geely EX5 terbaru tampil dengan wajah yang lebih agresif dibanding model sebelumnya.
Bagian bumper depan mendapat desain baru yang lebih sporty untuk memperkuat karakter modern SUV listrik tersebut.
Perubahan lain terlihat pada penggunaan gagang pintu konvensional yang menggantikan model tersembunyi.
Sensor LiDAR kini terpasang di bagian atap kendaraan untuk mendukung sistem pengemudian pintar generasi terbaru.
Geely juga menambahkan sejumlah perangkat pendukung lain berupa kamera samping pada area fender depan.
Kamera tambahan turut ditempatkan di bagian spoiler belakang kendaraan.
Kombinasi perangkat tersebut diperkirakan akan mendukung fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang lebih lengkap.
Teknologi ini memungkinkan kendaraan memiliki kemampuan navigasi semi-otonom yang semakin mendekati mobil masa depan.
Peningkatan terbesar justru terjadi pada sektor penggerak.
Jika sebelumnya EX5 menggunakan motor listrik tunggal di roda depan, versi terbaru beralih ke konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD).
Motor listrik baru berkode TZ184QY301 mampu menghasilkan tenaga maksimum 245 kW atau setara 329 HP.
Angka tersebut meningkat sekitar 114 HP dibanding model yang saat ini beredar di pasar.
Lonjakan tenaga tersebut turut mendongkrak performa kendaraan secara keseluruhan.
Kecepatan maksimum EX5 terbaru meningkat dari 175 km per jam menjadi 201 km per jam.
Perubahan konfigurasi dari penggerak roda depan ke roda belakang diyakini akan memberikan karakter berkendara yang lebih seimbang.
Pengendalian kendaraan juga diperkirakan menjadi lebih menyenangkan terutama saat melaju pada kecepatan tinggi.
Selain peningkatan performa, Geely tetap mempertahankan penggunaan baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate atau LFP.
Meski demikian, kapasitas baterai dan jarak tempuh resmi versi terbaru ini masih belum diumumkan oleh perusahaan.
Sejumlah pengamat memperkirakan spesifikasi tersebut akan diumumkan mendekati jadwal peluncuran resminya.
Informasi yang beredar saat ini masih berasal dari dokumen sertifikasi kendaraan di China.
Perkembangan ini menarik perhatian karena Geely EX5 merupakan model yang juga menjadi basis bagi Proton e.MAS 7 di Malaysia.
Kedua kendaraan tersebut diketahui berbagi platform, struktur bodi, serta sejumlah komponen utama yang dikembangkan bersama.
Pembaruan pada EX5 berpotensi memengaruhi pengembangan model kembar tersebut di masa mendatang.
Hal itu membuka peluang hadirnya teknologi dan performa yang lebih tinggi pada berbagai pasar internasional.
Dengan tenaga mencapai 329 HP, teknologi LiDAR, dan sistem penggerak roda belakang, Geely EX5 terbaru menunjukkan ambisi besar untuk bersaing di segmen SUV listrik global.
Pembaruan ini menjadikannya salah satu model Geely paling menarik yang muncul sepanjang tahun 2026.
Kini perhatian pasar tertuju pada kapan versi terbaru tersebut mulai dipasarkan secara luas.
Jika strategi global Geely berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin pembaruan ini juga akan hadir ke pasar Asia Tenggara dalam waktu mendatang. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila