Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jangan Sepelekan Kebiasaan Ini, V-Belt Motor Matic Bisa Putus Mendadak dan Bikin Pengendara Terancam Mogok

Hasan Bashri • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:51 WIB
V-Belt Motor Matic
V-Belt Motor Matic

RadarMadura.id— V-belt merupakan salah satu komponen vital pada motor matic yang berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang.

Meski ukurannya tidak terlalu besar, kerusakan pada komponen ini dapat membuat kendaraan kehilangan tenaga secara mendadak.

Sayangnya, masih banyak pemilik motor yang mengabaikan perawatan V-belt hingga akhirnya mengalami kerusakan serius di tengah perjalanan.

Salah satu kebiasaan yang paling sering menjadi penyebab V-belt cepat rusak adalah jarang melakukan servis rutin pada area CVT.

Banyak pengendara hanya fokus mengganti oli mesin tanpa memperhatikan kebersihan sistem CVT.

Baca Juga: Bolehkah Cas Mobil Listrik Saat Hujan Deras? Begini Cara Aman Mengisi Daya Tanpa Risiko Korsleting

Padahal, debu dan kotoran yang menumpuk di dalamnya dapat mempercepat keausan permukaan V-belt.

Kotoran yang terus menempel akan menimbulkan gesekan berlebih saat motor digunakan.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut membuat material karet pada V-belt mengalami penurunan kualitas.

Akibatnya, komponen menjadi lebih cepat menipis, meregang, bahkan berpotensi putus sebelum masa pakainya berakhir.

Selain faktor kebersihan, kebiasaan melakukan akselerasi mendadak atau gas-pol juga menjadi penyebab utama kerusakan V-belt.

Saat tuas gas diputar secara tiba-tiba, sistem transmisi menerima hentakan besar dalam waktu singkat.

Tekanan yang berulang membuat V-belt bekerja lebih berat dan mempercepat proses keausan.

Tidak sedikit pengendara yang juga sering membawa beban berlebihan tanpa menyadari dampaknya terhadap komponen CVT.

Membonceng atau mengangkut barang melebihi kapasitas yang direkomendasikan pabrikan membuat mesin bekerja lebih keras.

Kondisi tersebut otomatis meningkatkan beban yang harus ditanggung V-belt selama kendaraan bergerak.

Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah membiarkan V-belt yang sudah aus tetap digunakan.

Banyak pemilik motor baru mengganti komponen ini setelah muncul masalah serius atau bahkan setelah putus.

Padahal, sebagian besar pabrikan menyarankan penggantian V-belt pada kisaran jarak tempuh 25.000 hingga 30.000 kilometer tergantung kondisi pemakaian.

Pemasangan yang tidak sesuai juga dapat memperpendek umur pakai V-belt.

Meskipun sekilas kedua sisi terlihat sama, setiap V-belt memiliki arah rotasi yang telah ditentukan oleh pabrikan.

Jika dipasang terbalik, distribusi beban menjadi tidak optimal sehingga komponen lebih cepat mengalami keausan.

Dampak dari V-belt yang putus tidak bisa dianggap remeh.

Ketika komponen ini gagal bekerja saat motor melaju, tenaga mesin tidak lagi tersalurkan ke roda belakang.

Akibatnya kendaraan akan kehilangan daya gerak secara mendadak dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat melintas di jalan padat, kecepatan tinggi, maupun tanjakan.

Karena itu, pengendara perlu mengenali tanda-tanda awal kerusakan V-belt sebelum terjadi masalah yang lebih besar.

Salah satu gejala yang paling umum adalah tarikan motor terasa berat atau seperti slip ketika mulai berjalan.

Kondisi tersebut biasanya menandakan permukaan V-belt sudah mengalami keausan dan tidak mampu mencengkeram sistem transmisi secara optimal.

Baca Juga: Cara Pasang Tempered Glass di HP Layar Lengkung agar Bebas Gelembung, Hasil Rapi Seperti Dipasang Teknisi

Selain itu, suara decitan atau gesekan kasar dari dalam boks CVT serta getaran berlebih saat akselerasi rendah juga perlu diwaspadai.

Jika gejala tersebut mulai muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel terpercaya.

Perawatan rutin dan penggantian komponen sesuai jadwal menjadi langkah sederhana yang dapat mencegah risiko V-belt putus mendadak sekaligus menjaga performa motor matic tetap optimal. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#V-belt motor matic #servis CVT #penyebab V-belt putus #perawatan motor matic #tanda V-belt aus