Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Murah Banget! Mobil Listrik Mini Ini Mulai Banyak Dilirik, Intip Skema Cicilan dan Biaya Pajak Tahunannya

Hasan Bashri • Rabu, 3 Juni 2026 | 08:23 WIB
Wuling Air EV
Wuling Air EV

RadarMadura.id - Minat masyarakat terhadap mobil listrik mini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Faktor harga yang semakin kompetitif membuat kendaraan listrik kini tidak lagi identik dengan produk premium yang hanya bisa dijangkau kalangan tertentu.

Salah satu model yang paling banyak menarik perhatian adalah Wuling Air EV yang menawarkan dimensi ringkas, biaya operasional rendah, dan kemudahan berkendara di area perkotaan.

Kombinasi tersebut menjadikan mobil listrik mungil ini sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil.

Baca Juga: Pesona Pantai Sembilan Sumenep Pasca-Libur Panjang: Berapa Harga Tiket Masuk Terbaru Juni 2026?

Di pasar Indonesia, Wuling Air EV menjadi salah satu pemain utama di segmen kendaraan listrik perkotaan.

Harga varian tertentu bahkan sudah berada di kisaran Rp 190 jutaan.

Angka tersebut membuat mobil listrik semakin dekat dengan daya beli masyarakat kelas menengah.

Kehadiran berbagai program pembiayaan dari lembaga leasing juga membuka peluang kepemilikan kendaraan listrik tanpa harus menyediakan dana tunai dalam jumlah besar.

Untuk wilayah Jabodetabekser, harga On The Road (OTR) Wuling Air EV Lite diperkirakan mencapai Rp 255,4 juta.

 

Dengan asumsi uang muka sekitar 20 persen, calon pembeli perlu menyiapkan dana sekitar Rp 51,08 juta sebagai pembayaran awal.

Setelah itu, cicilan dapat disesuaikan dengan tenor yang dipilih.

Fleksibilitas inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama kendaraan listrik di pasar saat ini.

Berdasarkan simulasi kredit, tenor 12 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp 19,49 juta per bulan.

Pilihan tenor 24 bulan membuat angsuran turun menjadi sekitar Rp 10,87 juta per bulan.

Konsumen yang memilih tenor 36 bulan akan membayar sekitar Rp 8,15 juta setiap bulan.

Sementara tenor 60 bulan menawarkan cicilan yang lebih ringan, yakni sekitar Rp 6,2 juta per bulan.

Baca Juga: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Madura 2026, Cek Waktu Mendarat Kloter SUB yang Tiba Pekan Ini

Di sejumlah platform pembiayaan otomotif, tersedia pula program kredit dengan simulasi yang lebih fleksibel.

Beberapa penawaran bahkan memungkinkan konsumen mendapatkan angsuran mulai dari kisaran Rp 3,5 jutaan per bulan tergantung skema uang muka, tenor, serta kebijakan lembaga pembiayaan yang digunakan.

Kondisi tersebut membuat kendaraan listrik semakin mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Pilihan tenor panjang menjadi strategi yang banyak dipilih untuk menjaga pengeluaran bulanan tetap terkendali.

Selain harga dan cicilan, biaya pajak tahunan juga menjadi pertimbangan penting sebelum membeli kendaraan.

Mobil listrik memiliki keuntungan dari sisi efisiensi energi.

Banyak calon pembeli juga tertarik karena biaya kepemilikan jangka panjang cenderung lebih rendah dibanding kendaraan konvensional.

Baca Juga: realme C100i Hadir untuk Generasi Aktif, Bawa Baterai Awet Bertahun-Tahun dan Reverse Charging yang Cocok untuk Mobilitas Tinggi

Faktor tersebut semakin memperkuat daya tarik kendaraan listrik di pasar domestik.

Untuk Wuling Air EV dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sekitar Rp 190 juta, estimasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) berada di kisaran Rp 3,8 juta per tahun.

Komponen lain yang wajib dibayarkan adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar sekitar Rp 143 ribu.

Dengan demikian, total pajak tahunan diperkirakan mencapai Rp 3,99 juta.

Besaran tersebut dapat berbeda tergantung kebijakan pemerintah daerah dan insentif yang berlaku di masing-masing wilayah.

Persaingan di segmen mobil listrik mini juga semakin ramai.

Sejumlah produsen mulai menghadirkan produk dengan harga yang relatif terjangkau untuk konsumen perkotaan.

Kehadiran berbagai pilihan baru membuat pasar kendaraan listrik semakin dinamis.

Konsumen kini memiliki lebih banyak alternatif sesuai kebutuhan dan anggaran.

Selain Wuling Air EV, terdapat DFSK Seres E1 yang dipasarkan mulai dari kisaran Rp 189 jutaan.

Ada pula Changan Lumin yang dibanderol mulai sekitar Rp 199 jutaan untuk pasar Indonesia.

Kedua model tersebut menawarkan karakter kendaraan kompak yang cocok digunakan di jalan perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi.

Persaingan harga yang ketat diperkirakan akan semakin menguntungkan konsumen dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan harga yang semakin kompetitif, cicilan yang fleksibel, serta biaya pajak tahunan yang relatif terjangkau, mobil listrik mini menjadi pilihan realistis bagi masyarakat Indonesia.

Wuling Air EV masih menjadi salah satu model yang paling diperhitungkan berkat jaringan penjualan yang luas dan popularitas yang terus meningkat.

Kehadiran kompetitor baru turut memperkaya pilihan di pasar kendaraan listrik nasional.

Tren ini menunjukkan bahwa era mobil listrik murah bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah menjadi kenyataan di jalanan Indonesia. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#Wuling Air EV #cicilan mobil listrik #harga Wuling Air EV #mobil listrik mini #Pajak Mobil Listrik