RadarMadura.id - Apple resmi menghadirkan iPad Pro M5 sebagai tablet paling bertenaga mereka untuk pasar global termasuk Indonesia pada akhir 2025 hingga 2026.
Perangkat ini membawa peningkatan besar pada performa AI, grafis, dan multitasking yang membuatnya semakin mendekati pengalaman menggunakan laptop profesional.
Meski memakai chip M5 yang juga digunakan pada MacBook Pro, iPad Pro terbaru ini tetap belum menjalankan macOS secara penuh.
Apple masih mempertahankan iPadOS sebagai sistem operasi utama dengan berbagai fitur baru yang dirancang agar terasa lebih fleksibel untuk pekerjaan profesional.
Berdasarkan pantauan kami, iPad Pro M5 menjadi salah satu produk Apple paling menarik bagi pengguna kreatif yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat tipis dan ringan.
Baca Juga: FPTI Sampang Utus Sebelas Atlet di Kejurprov
Chip M5 Bikin iPad Pro Semakin Kencang
Perubahan terbesar iPad Pro terbaru ada pada penggunaan chip Apple M5.
Chip ini menghadirkan peningkatan performa signifikan dibanding generasi M4 sebelumnya.
Apple mengklaim kemampuan pemrosesan AI kini bisa mencapai sekitar 3,5 kali lebih cepat.
Hal tersebut membuat iPad Pro M5 sangat kuat untuk editing video, desain grafis, hingga proses AI berbasis machine learning.
Untuk varian kapasitas besar 1TB dan 2TB, Apple kini memberikan RAM hingga 16GB.
Sementara versi dasar juga meningkat menjadi 12GB RAM yang sebelumnya hanya 8GB pada generasi lama.
Kapasitas tersebut membuat performa multitasking terasa jauh lebih nyaman untuk penggunaan profesional.
Layar OLED Jadi Salah Satu Daya Tarik Utama
Apple tetap mempertahankan layar Tandem OLED pada iPad Pro M5.
Pengguna dapat memilih ukuran 11 inci atau 13 inci sesuai kebutuhan.
Tingkat kecerahan layar diklaim mampu mencapai hingga 1600 nits saat menampilkan konten HDR.
Hasilnya tampilan visual terlihat sangat tajam dan nyaman untuk editing foto maupun video profesional.
Berdasarkan pantauan kami, kualitas layar ini menjadi salah satu alasan utama banyak kreator memilih iPad Pro dibanding tablet Android premium lainnya.
iPad Pro M5 Masih Belum Menjalankan macOS
Meski performanya makin mendekati MacBook, iPad Pro M5 tetap belum bisa menjalankan macOS secara native.
Apple masih memisahkan iPadOS dan macOS agar pengalaman penggunaan tablet tetap sederhana dan optimal untuk sentuhan.
Pengguna tidak bisa mengakses Terminal seperti di MacBook.
Selain itu aplikasi desktop berbasis file installer seperti .dmg atau .pkg juga tidak dapat dipasang langsung.
Seluruh aplikasi masih bergantung pada App Store dan ekosistem iPadOS.
Hal ini menjadi pembatas utama bagi sebagian pengguna profesional terutama programmer atau pengguna software desktop khusus.
iPadOS 26 Kini Terasa Lebih Mirip Desktop
Walaupun tidak memakai macOS, iPadOS 26 membawa perubahan besar dalam pengalaman multitasking.
Apple kini menghadirkan sistem windowing baru yang memungkinkan pengguna membuka hingga 12 jendela aplikasi sekaligus.
Pengaturan jendela terasa lebih fleksibel dan mirip penggunaan desktop tradisional.
Apple juga menambahkan menu bar baru yang bisa diakses dengan swipe down untuk mempermudah navigasi aplikasi profesional.
Fitur ini membuat workflow editing dan multitasking terasa jauh lebih nyaman dibanding generasi iPad sebelumnya.
Cocok untuk Kreator dan Editor Profesional
iPad Pro M5 kini semakin serius menargetkan pengguna profesional kreatif.
Aplikasi seperti Final Cut Pro, DaVinci Resolve, dan Logic Pro berjalan sangat mulus di perangkat ini.
Dukungan Apple Pencil Pro juga membuat pengalaman ilustrasi dan desain terasa lebih natural.
Tablet ini bahkan sudah mendukung output layar eksternal hingga refresh rate 120Hz.
Hal ini menjadi kabar baik bagi editor video dan desainer yang membutuhkan workspace lebih luas saat bekerja.
Namun bagi pengguna yang membutuhkan coding kompleks, file management tingkat lanjut, atau software desktop penuh, MacBook masih lebih ideal.
Baca Juga: Japamo UMKM Papua Binaan BRI Tembus Pasar Global di FHA Singapura 2026
Tabel Spesifikasi iPad Pro M5
| Spesifikasi | iPad Pro M5 |
|---|---|
| Chipset | Apple M5 |
| Sistem Operasi | iPadOS 26 |
| Ukuran Layar | 11 inci dan 13 inci |
| Teknologi Layar | Tandem OLED |
| Tingkat Kecerahan | Hingga 1600 nits HDR |
| RAM Dasar | 12GB |
| RAM Varian 1TB dan 2TB | 16GB |
| Dukungan Multitasking | Hingga 12 window |
| Dukungan Layar Eksternal | 120Hz |
| Harga Indonesia | Mulai Rp20,5 juta |
iPad Pro M5 membuktikan bahwa tablet kini semakin mendekati kemampuan laptop profesional.
Performa tinggi, layar premium, dan fitur multitasking baru membuat perangkat ini sangat menarik untuk kreator digital modern.
Meski belum bisa menggantikan MacBook sepenuhnya, iPad Pro terbaru menjadi pilihan fleksibel bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan performa tinggi dalam satu perangkat.
Menurut Anda apakah iPad Pro M5 sudah cukup layak menggantikan laptop untuk pekerjaan harian profesional? (fadila)
Editor : Fadila An Naila