RadarMadura.id - Geely Auto resmi memulai langkah agresifnya di Indonesia sepanjang 2026 dengan fokus besar pada kendaraan elektrifikasi.
Tidak hanya menghadirkan mobil listrik murah, Geely juga mulai masuk ke segmen SUV hybrid, sedan hemat bahan bakar, hingga kendaraan premium berbasis EV.
Berdasarkan roadmap yang dipaparkan Geely Auto Indonesia, total enam model baru akan diperkenalkan sepanjang tahun ini.
Strategi tersebut membuat persaingan pasar otomotif nasional diprediksi semakin panas, terutama di segmen kendaraan listrik dan SUV keluarga.
Baca Juga: Nginap Bersama Istri, Lalu Bawa Kabur Motor Adik Ipar, Tersangka Ngaku Sudah Beraksi di 12 Lokasi
Geely EX2 Jadi Mobil Listrik Murah yang Mulai Dirakit Lokal
Salah satu model yang paling menarik perhatian adalah Geely EX2.
Mobil listrik urban ini sudah dirakit lokal di Purwakarta.
Tingkat kandungan dalam negerinya bahkan mencapai 46,5 persen.
Geely EX2 dipasarkan mulai Rp229,9 juta untuk varian Pro.
Sementara varian Max dibanderol sekitar Rp259,9 juta.
Harga tersebut membuat EX2 menjadi salah satu mobil listrik paling kompetitif di kelas entry level Indonesia.
Berdasarkan pantauan kami, strategi perakitan lokal menjadi langkah penting untuk menjaga harga tetap terjangkau sekaligus memperkuat daya saing melawan merek lain asal China.
Geely EX5 Masuk Segmen SUV Listrik Menengah
Selain EX2, Geely juga menghadirkan Geely EX5 sebagai SUV listrik murni pertama mereka di Indonesia.
Mobil ini menyasar segmen C SUV yang saat ini mulai ramai diisi kendaraan listrik baru.
Harga Geely EX5 berada di kisaran Rp465 juta hingga Rp505 juta.
Posisi tersebut membuatnya bersaing langsung dengan beberapa SUV listrik populer yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia.
Dari sisi desain, EX5 tampil modern dengan karakter futuristis khas mobil listrik generasi terbaru.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan SUV listrik dengan ukuran lebih besar namun tetap nyaman untuk penggunaan harian keluarga.
Starray EM i Jadi Solusi Hybrid untuk Pengguna yang Takut Kehabisan Baterai
Geely juga memperkenalkan Geely Starray EM-i sebagai SUV Plug in Hybrid atau PHEV.
Model ini diklaim mampu menempuh jarak kombinasi lebih dari 1.000 kilometer.
Keunggulan tersebut menjadi solusi bagi konsumen yang masih khawatir soal keterbatasan infrastruktur charging kendaraan listrik.
Berdasarkan pantauan kami, pasar hybrid dan PHEV di Indonesia memang mulai berkembang karena dianggap lebih fleksibel dibanding mobil listrik murni.
Pengguna tetap bisa menikmati efisiensi motor listrik tanpa terlalu bergantung pada stasiun pengisian daya umum.
Geely Siapkan SUV 7 Penumpang untuk Pasar Keluarga Indonesia
Geely juga diketahui sedang menyiapkan empat model SUV 7 penumpang baru untuk Indonesia.
Langkah ini cukup penting karena segmen SUV keluarga masih menjadi pasar terbesar otomotif nasional.
Model tersebut diprediksi akan menantang dominasi merek Jepang di kelas kendaraan keluarga.
Berdasarkan tren pasar saat ini, konsumen Indonesia memang masih sangat menyukai kendaraan berkapasitas besar untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.
Jika Geely mampu menawarkan fitur modern dengan harga kompetitif, peluang mereka cukup terbuka di segmen ini.
Hatchback dan Sedan Hybrid Juga Mulai Disiapkan
Selain SUV, Geely juga disebut akan menghadirkan Geely Xingyuan.
Hatchback listrik ini rencananya masuk melalui jalur CKD atau Completely Knocked Down.
Strategi tersebut dilakukan untuk memperkuat pasar EV murah di Indonesia.
Geely juga berpotensi membawa Geely Emgrand generasi terbaru.
Sedan tersebut kabarnya menggunakan teknologi hybrid i HEV yang lebih hemat bahan bakar.
Di sisi lain, Geely Panda Mini juga mulai ramai disebut sebagai kandidat pesaing baru di kelas micro EV.
Mobil mungil ini diprediksi bakal menantang dominasi kendaraan listrik perkotaan yang saat ini semakin populer.
Zeekr dan Lynk and Co Perluas Segmen Premium
Tidak hanya fokus pada pasar menengah, Geely juga membawa sub brand premium mereka ke Indonesia.
Zeekr resmi meluncur di ajang Indonesia International Motor Show 2026.
Merek ini fokus pada kendaraan listrik premium berperforma tinggi.
Sementara Lynk & Co dijadwalkan debut di Indonesia sepanjang 2026.
Lynk and Co akan menyasar konsumen muda mapan yang mencari kendaraan practical luxury dengan teknologi modern.
Geely Targetkan 80 Dealer di Indonesia
Untuk mendukung ekspansi besar tersebut, Geely menargetkan pembangunan hingga 80 jaringan dealer di seluruh Indonesia sebelum akhir 2026.
Langkah ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang.
Berdasarkan pantauan kami, jaringan dealer dan aftersales masih menjadi faktor utama yang dipertimbangkan pembeli mobil di Indonesia.
Daftar Mobil Geely yang Sudah dan Akan Hadir di Indonesia 2026
| Model | Jenis Kendaraan | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Geely EX2 | Mobil listrik compact | Rp229,9 juta sampai Rp259,9 juta |
| Geely EX5 | SUV listrik | Rp465 juta sampai Rp505 juta |
| Geely Starray EM i | SUV Plug in Hybrid | Belum diumumkan |
| Geely Xingyuan | Hatchback listrik | Prediksi EV terjangkau |
| Geely Emgrand Gen 5 | Sedan hybrid | Belum diumumkan |
| Geely Panda Mini | Micro EV | Prediksi entry level |
Geely terlihat sangat serius membangun kembali kekuatannya di pasar otomotif Indonesia lewat strategi elektrifikasi yang agresif sepanjang 2026.
Mulai dari mobil listrik murah, SUV hybrid, hingga kendaraan premium disiapkan untuk menjangkau berbagai segmen konsumen.
Menurut Anda, model Geely mana yang paling berpotensi sukses di Indonesia antara SUV hybrid, micro EV, atau sedan hybrid? (fadila)