Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jangan Mudah Tergiur HP Murah Berlabel AI, Banyak Fitur Canggih Ternyata Cuma Gimik Marketing

Fadila An Naila • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:28 WIB
Jangan Mudah Tergiur HP Murah Berlabel AI
Jangan Mudah Tergiur HP Murah Berlabel AI

RadarMadura.id - Tren kecerdasan buatan atau AI di smartphone semakin ramai sepanjang 2026.

Tidak hanya muncul di ponsel flagship mahal, fitur AI kini mulai dipasang pada HP kelas entry level dengan harga terjangkau.

Label seperti AI Camera, AI Portrait, hingga AI Battery mulai mudah ditemukan di berbagai merek smartphone murah.

Namun berdasarkan pantauan kami, tidak semua fitur AI tersebut benar benar bekerja secanggih yang dibayangkan pengguna.

Baca Juga: Samsung QLED Q5F 43 inci resmi hadir di Indonesia dengan harga Rp4 jutaan dan dukungan update hingga 7 tahun, menawarkan TV pintar modern terjangkau

Banyak HP AI Murah Ternyata Bukan “True AI”

Fitur AI yang benar benar canggih sebenarnya membutuhkan komponen khusus bernama Neural Processing Unit atau NPU.

Komponen ini biasanya ditemukan pada chipset kelas flagship atau minimal kelas menengah premium.

NPU berfungsi mempercepat pemrosesan AI langsung di perangkat tanpa bergantung pada internet.

Masalahnya, banyak HP murah hanya memakai algoritma sederhana atau sistem berbasis cloud.

Akibatnya fitur AI terasa lambat dan kurang responsif.

Pada beberapa kasus, fitur AI Camera justru menghasilkan foto yang terlihat terlalu tajam, warna berlebihan, atau detail tidak natural.

Hal ini berbeda dengan smartphone premium yang mampu memproses AI secara real time langsung dari perangkat.

Hardware Penting Kadang Jadi Korban

Salah satu risiko terbesar HP murah berlabel AI adalah pengorbanan pada komponen lain.

Produsen sering kali fokus menjual fitur AI sebagai daya tarik utama agar terlihat modern.

Namun demi menjaga harga tetap murah, kualitas hardware penting justru dipangkas.

Contohnya layar dengan kualitas standar, baterai yang cepat panas, atau chipset yang kurang bertenaga untuk multitasking.

Bahkan ada HP yang mengusung fitur AI Battery tetapi performa prosesornya sendiri boros daya.

Akibatnya pengalaman penggunaan sehari hari tetap terasa kurang nyaman.

Menurut pengamatan kami, banyak konsumen akhirnya lebih sering memakai fitur dasar ketimbang fitur AI yang dipromosikan besar besaran.

Risiko Privasi Data Mulai Jadi Sorotan

Hal lain yang sering luput diperhatikan adalah keamanan data pengguna.

Beberapa fitur AI pada HP murah bekerja melalui sistem cloud.

Artinya data seperti foto, suara, hingga teks yang dimasukkan pengguna akan dikirim ke server untuk diproses.

Jika sistem keamanan vendor kurang kuat, potensi kebocoran data tentu menjadi risiko tersendiri.

Masalahnya lagi, tidak semua vendor menjelaskan secara transparan data apa saja yang dikumpulkan dari pengguna.

Padahal isu privasi digital semakin penting di era AI seperti sekarang.

Jangan Hanya Lihat Label AI

Fitur AI memang menarik dan terdengar futuristik.

Namun pengguna tetap perlu melihat kualitas smartphone secara keseluruhan sebelum membeli.

Chipset, layar, baterai, kamera, dan kestabilan sistem operasi masih menjadi faktor paling penting untuk penggunaan jangka panjang.

Berdasarkan pantauan kami, smartphone dengan performa stabil sering kali lebih nyaman dipakai dibanding HP murah dengan banyak fitur AI yang setengah matang.

Baca Juga: Jangan Ketipu TWS ANC Murah, Ini Rekomendasi Earbuds 300 Ribuan yang Benar Benar Bisa Redam Bising

AI Smartphone Akan Terus Berkembang

Teknologi AI di smartphone diperkirakan akan terus berkembang pesat beberapa tahun ke depan.

Fitur seperti editing foto otomatis, penerjemah real time, hingga asisten pintar memang mulai menjadi kebutuhan baru pengguna modern.

Namun konsumen tetap perlu lebih kritis agar tidak mudah terjebak strategi pemasaran semata.

Menurut Anda, apakah fitur AI di smartphone saat ini benar benar membantu aktivitas harian atau justru masih sebatas gimmick marketing? (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#HP AI murah #smartphone AI 2026 #fitur AI smartphone #HP AI gimik #kecerdasan buatan smartphone