RadarMadura.id — Hatchback legendaris Chery QQ dipastikan akan kembali hadir di Indonesia dalam versi terbaru berbasis listrik penuh.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh perwakilan Chery Indonesia saat memperkenalkan model tersebut di Beijing Auto Show 2026.
Generasi terbaru ini sudah bertransformasi total menjadi battery electric vehicle dengan jarak tempuh hingga 400 km.
Baca Juga: Tablet TCL Tab 8 NXTPAPER 5G Hadir dengan Layar Anti Silau, Cocok untuk Arsitek dan Kerja Lapangan
Kehadiran kembali Chery QQ menjadi kabar menarik bagi konsumen yang mencari mobil listrik kompak dengan harga terjangkau.
Berubah Total Jadi Mobil Listrik Modern
Chery QQ generasi terbaru tampil sangat berbeda dibanding model lama yang sempat hadir di Indonesia pada 2003.
Mobil ini kini tidak lagi menggunakan mesin bensin.
Sebagai gantinya, Chery menyematkan teknologi full electric yang lebih ramah lingkungan.
Perubahan ini mengikuti tren global yang semakin mengarah ke elektrifikasi.
Berdasarkan pantauan kami, langkah ini cukup tepat mengingat pasar mobil listrik di Indonesia mulai berkembang pesat.
Jarak Tempuh 400 Km Jadi Daya Tarik Utama
Chery QQ terbaru dibekali baterai berkapasitas 42,7 kWh.
Baterai ini menggunakan teknologi lithium iron phosphate.
Dengan konfigurasi tersebut, mobil ini mampu menempuh jarak lebih dari 400 km berdasarkan standar CLTC.
Angka ini cukup kompetitif untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota ringan.
Biaya operasionalnya juga lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar minyak.
Hal ini menjadi keunggulan penting bagi konsumen di Indonesia yang mulai mempertimbangkan efisiensi jangka panjang.
Baca Juga: BYD Atto 1 2026 Makin Irit dan Canggih, Jarak Tempuh Naik Jadi 505 Km Kini Ada LiDAR di Mobil Murah
Performa Cukup untuk Mobilitas Perkotaan
Mobil ini menggunakan motor listrik tunggal.
Penggeraknya berada di roda belakang.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 122 dk.
Torsi maksimum berada di angka 115 Nm.
Performa tersebut cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba mobil listrik sekelas, karakter seperti ini biasanya memberikan akselerasi yang halus dan responsif di jalan kota.
Dimensi Kompak Tapi Tetap Fungsional
Chery QQ memiliki dimensi panjang sekitar 4.195 mm.
Lebarnya mencapai 1.811 mm.
Tinggi mobil berada di angka 1.573 mm.
Ukuran ini membuatnya tetap kompak namun cukup lega untuk penggunaan harian.
Kabin belakang juga dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang.
Hal ini penting untuk pengguna di Indonesia yang sering menggunakan mobil bersama keluarga.
Potensi Harga Kompetitif di Indonesia
Hingga saat ini, harga resmi Chery QQ belum diumumkan.
Namun melihat karakter model sebelumnya, mobil ini kemungkinan akan diposisikan sebagai EV terjangkau.
Jika strategi harga tepat, mobil ini bisa bersaing dengan Aion UT dan Geely EX2.
Selain itu, kebijakan pemerintah terkait kendaraan listrik juga menjadi faktor pendukung.
Insentif pajak dan kemudahan regulasi membuat kepemilikan mobil listrik semakin ringan.
Target Rilis dan Peluang Pasar
Chery menargetkan peluncuran mobil ini di Indonesia sebelum ajang GIIAS.
Hal ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memasuki pasar EV nasional.
Berdasarkan analisis kami, segmen hatchback listrik masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Apalagi konsumen muda mulai beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Jika didukung jaringan servis yang kuat, Chery QQ berpotensi menjadi salah satu pemain penting di segmen ini.
Tabel Spesifikasi Singkat Chery QQ EV
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tipe | Mobil listrik penuh |
| Tenaga | 122 dk |
| Torsi | 115 Nm |
| Baterai | 42,7 kWh |
| Jarak Tempuh | 400 km |
| Penggerak | RWD |
Penutup
Kembalinya Chery QQ dalam bentuk mobil listrik menunjukkan transformasi besar di industri otomotif.
Mobil ini tidak hanya membawa nostalgia, tetapi juga menawarkan solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien.
Jika harga yang ditawarkan benar benar kompetitif, peluangnya di Indonesia cukup besar.
Menurut kamu, apakah Chery QQ versi listrik ini bisa mengulang kesuksesan model lamanya di Indonesia.
Editor : Hasan Bashri