Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Laptop Windows Berbasis ARM 2026 Mulai Tinggalkan Intel Lama Ini Alasan Baterai Bisa Tahan 20 Jam Lebih

Fadila An Naila • Sabtu, 25 April 2026 | 14:17 WIB
Laptop Windows Berbasis ARM 2026
Laptop Windows Berbasis ARM 2026

RadarMadura.id - Qualcomm melalui Snapdragon X Series mendorong perubahan besar pada laptop Windows di tahun 2026.

Arsitektur berbasis ARM kini mulai menggantikan dominasi prosesor lama seperti Intel dan AMD generasi sebelumnya.

Perubahan ini terasa signifikan pada daya tahan baterai, performa, dan kemampuan AI.

Bagi pengguna di Indonesia, pergeseran ini mulai terlihat pada laptop tipis dengan baterai tahan seharian.

Baca Juga: Review Jujur Xiaomi SU7 Sensasi Berkendara Setara Mobil Sport Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Performa Tinggi dengan Baterai Super Awet

Laptop ARM generasi terbaru mampu menghadirkan performa tinggi dengan konsumsi daya rendah.

Prosesor seperti Snapdragon X2 Elite dibangun dengan teknologi fabrikasi yang lebih efisien.

Hasilnya performa bisa menyamai laptop kelas atas dengan daya lebih hemat.

Baterai laptop ARM bahkan mampu bertahan lebih dari 20 jam dalam penggunaan normal.

Berdasarkan pantauan kami, ini menjadi lompatan besar dibanding laptop lama yang hanya bertahan beberapa jam.

Sistem Lebih Dingin dan Senyap

Efisiensi tinggi membuat laptop ARM tidak membutuhkan pendinginan besar.

Beberapa perangkat bahkan hadir tanpa kipas sehingga lebih senyap.

Suhu perangkat tetap stabil meskipun digunakan dalam waktu lama.

Hal ini memberikan kenyamanan lebih terutama untuk kerja di ruangan tenang.

AI Jadi Fitur Utama di Laptop 2026

Laptop ARM hadir dengan NPU yang terintegrasi langsung dalam prosesor.

Kemampuan NPU ini bisa mencapai lebih dari 100 TOPS untuk pemrosesan AI.

Fitur seperti asisten pintar dan pengolahan data berjalan langsung di perangkat.

Hal ini membuat kinerja lebih cepat tanpa bergantung pada internet.

Laptop lama berbasis x86 tidak mampu menjalankan fitur ini secara optimal.

Aplikasi Sudah Mulai Beradaptasi

Ekosistem software pada Windows berbasis ARM kini semakin matang.

Banyak aplikasi populer sudah berjalan secara native tanpa emulasi.

Performa aplikasi menjadi lebih cepat dan stabil.

Transisi ini membuat pengguna tidak lagi khawatir soal kompatibilitas.

Desain Lebih Ringan dan Praktis

Laptop ARM umumnya hadir dengan desain lebih tipis dan ringan.

Bobotnya bahkan banyak yang di bawah 1 kilogram.

Hal ini memudahkan mobilitas pengguna yang sering bekerja di luar.

Di Indonesia, kebutuhan laptop ringan sangat relevan untuk mahasiswa dan pekerja.

Kenapa Laptop Lama Terasa Ketinggalan

Laptop berbasis x86 lama cenderung lebih boros daya.

Performa tinggi sering diikuti panas berlebih dan baterai cepat habis.

Selain itu, laptop lama tidak memiliki dukungan AI yang optimal.

Proses startup juga lebih lambat dibanding laptop ARM modern.

Hal ini membuat pengalaman penggunaan terasa kurang praktis.

Baca Juga: Mobil 2026 Sudah Bisa Nyetir Sendiri, Ini Fakta Sebenarnya Tentang ADAS yang Sering Disalahpahami

Laptop ARM 2026 membawa perubahan besar dalam cara orang menggunakan perangkat Windows.

Efisiensi baterai, performa, dan kemampuan AI menjadi keunggulan utama.

Perubahan ini membuat laptop lama terasa semakin tertinggal.

Menurut Anda, apakah sudah saatnya beralih ke laptop ARM untuk kebutuhan sehari hari. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#NPU laptop #AI laptop #laptop Windows terbaru #Snapdragon X Series #laptop ARM 2026