RadarMadura.id - Ola Electric resmi memperkenalkan Ola S1 X+ dengan harga sekitar Rp 23,8 jutaan dan jarak tempuh hingga 320 km berdasarkan standar IDC pada April 2026.
Motor listrik ini langsung menarik perhatian karena menawarkan efisiensi tinggi dengan harga jauh lebih murah dibanding kendaraan operasional serupa yang digunakan dalam program pemerintah.
Baca Juga: Diduga Tak Bisa Pertanggungjawabkan Rp 21,4 Miliar, Mantan Direktur Digugat di PN Surabaya
Jarak Tempuh Jadi Nilai Jual Utama
Ola S1 X Plus dibekali baterai berkapasitas 5,2 kWh yang menggunakan teknologi Bharat Cell 4680 hasil pengembangan internal perusahaan.
Berdasarkan pantauan kami, kapasitas ini tergolong besar untuk ukuran skuter listrik sehingga wajar jika mampu menempuh jarak hingga 320 km dalam sekali pengisian.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna di Indonesia yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas harian tanpa sering mengisi daya.
Untuk kebutuhan operasional seperti distribusi atau layanan lapangan, jarak tempuh ini jelas sangat menguntungkan.
Performa Kencang untuk Kelasnya
Motor ini menggunakan penggerak tengah dengan tenaga 11 kW yang mampu menghasilkan kecepatan maksimum hingga 125 km per jam.
Performa tersebut membuatnya tidak hanya irit tetapi juga tetap responsif saat digunakan di jalan perkotaan yang padat.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba motor listrik dengan spesifikasi serupa, akselerasi biasanya terasa lebih halus namun tetap bertenaga.
Hal ini penting terutama saat membawa barang atau melintasi jalan menanjak.
Fitur Keamanan dan Teknologi Modern
Ola S1 X Plus sudah dilengkapi sistem Brake by Wire yang diklaim memberikan kontrol pengereman lebih presisi.
Selain itu, motor ini juga menggunakan rem cakram depan yang meningkatkan keamanan saat berkendara di berbagai kondisi jalan.
Teknologi ini cukup jarang ditemukan di motor listrik harga terjangkau sehingga menjadi nilai tambah tersendiri.
Bagi pengguna di Indonesia, fitur ini penting terutama saat menghadapi kondisi jalan yang tidak selalu ideal.
Potensi untuk Program Operasional di Indonesia
Motor ini dinilai cocok untuk mendukung kebutuhan operasional seperti program MBG yang membutuhkan kendaraan efisien dan hemat biaya.
Jika dibandingkan dengan motor operasional yang digunakan saat ini dengan harga sekitar Rp 49 jutaan dan jarak tempuh maksimal 140 km, Ola S1 X Plus jelas lebih unggul dari sisi efisiensi.
Berdasarkan pantauan kami, kombinasi harga murah dan jarak tempuh panjang membuatnya ideal untuk distribusi logistik ringan.
Hal ini membuka peluang besar jika motor ini masuk ke pasar Indonesia.
Spesifikasi dan Harga
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Baterai | 5,2 kWh Bharat Cell 4680 |
| Tenaga | 11 kW |
| Kecepatan maksimum | 125 km per jam |
| Jarak tempuh | Hingga 320 km |
| Sistem rem | Brake by Wire dan cakram depan |
| Harga | Sekitar Rp 23,8 jutaan |
Peluang di Pasar Indonesia
Dengan tren kendaraan listrik yang terus berkembang, motor seperti ini berpotensi besar menarik minat konsumen Indonesia.
Harga yang lebih terjangkau dibanding motor listrik lain menjadi faktor utama yang bisa mendorong adopsi lebih luas.
Selain itu, kebutuhan kendaraan hemat untuk operasional juga semakin meningkat di berbagai sektor.
Jika resmi masuk Indonesia, motor ini bisa menjadi game changer di segmen skuter listrik.
Baca Juga: SPPG Kemala Bhayangkari Distribusikan Susu Basi ke Murid SDN Sentol 2 Pademawu
Ola S1 X Plus menunjukkan bahwa motor listrik tidak harus mahal untuk menawarkan performa tinggi dan jarak tempuh jauh.
Menurut kamu, apakah motor listrik seperti ini layak dijadikan kendaraan operasional di Indonesia atau masih perlu penyesuaian? (fadila)
Editor : Fadila An Naila