Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pajak Toyota Veloz Hybrid 2026 Tipe Termurah Ternyata Mulai Rp5,8 Jutaan per Tahun, Bikin Calon Pembeli Auto Hitung Ulang Budget Mobil Keluarga

Amin Basiri • Senin, 13 April 2026 | 09:32 WIB
Toyota Veloz Hybrid 2026
Toyota Veloz Hybrid 2026

 

RadarMadura.id - Kabar terbaru mengenai Toyota Veloz Hybrid 2026 mulai menarik perhatian publik otomotif Tanah Air. Bukan hanya soal harga dan fitur, tetapi juga biaya pajak tahunannya. Hal ini menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli mobil hybrid. Terlebih, tren kendaraan ramah lingkungan terus meningkat di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru, pajak tahunan Veloz Hybrid ternyata tidak setinggi yang dibayangkan. Untuk tipe terendah, angkanya berada di kisaran Rp5,8 jutaan per tahun. Nominal ini sudah termasuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ. Angka tersebut dihitung berdasarkan simulasi wilayah DKI Jakarta.

Secara rinci, pajak Veloz Hybrid 1.5 Q HV CVT tercatat sekitar Rp5.834.000 per tahun. Sementara varian yang lebih tinggi, yakni tipe TSS, mencapai sekitar Rp6.254.000 per tahun. Perbedaan ini dipengaruhi oleh nilai jual kendaraan yang lebih tinggi. Semakin mahal mobil, semakin besar pajaknya. 

Perhitungan pajak ini berasal dari dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor. Nilai tersebut kemudian dikalikan tarif pajak sekitar 2 persen. Setelah itu ditambahkan biaya SWDKLLJ sebesar Rp143 ribu. Kombinasi ini menghasilkan total pajak tahunan yang harus dibayar pemilik kendaraan. 

Menariknya, pajak mobil hybrid seperti Veloz ini tergolong masih ramah di kantong. Pemerintah memang mulai mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi. Salah satu caranya adalah dengan kebijakan pajak yang tidak terlalu memberatkan. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen.

Namun perlu diingat, angka tersebut bisa berbeda di tiap daerah. Setiap provinsi memiliki kebijakan tarif pajak kendaraan yang tidak sama. Selain itu, status kepemilikan juga berpengaruh terhadap besaran pajak. Jika kendaraan kedua atau lebih, biasanya pajak akan lebih tinggi.

Di sisi lain, biaya pajak ini sebanding dengan efisiensi yang ditawarkan. Teknologi hybrid membuat konsumsi bahan bakar jauh lebih hemat. Dalam jangka panjang, pengeluaran operasional bisa ditekan. Ini menjadi alasan banyak orang mulai beralih ke mobil hybrid.

Tak hanya hemat, Veloz Hybrid juga menawarkan fitur modern dan kenyamanan berkendara. Desainnya tetap mempertahankan karakter MPV keluarga. Kabin luas dan fitur keselamatan lengkap menjadi nilai tambah. Mobil ini cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Dengan pajak mulai Rp5,8 jutaan per tahun, Veloz Hybrid bisa dibilang cukup kompetitif. Angka ini bahkan masih sebanding dengan mobil konvensional di kelasnya. Artinya, beralih ke hybrid tidak selalu berarti biaya lebih mahal. Justru bisa menjadi pilihan yang lebih efisien.

Kesimpulannya, Toyota Veloz Hybrid 2026 menawarkan kombinasi menarik antara teknologi modern dan biaya pajak yang masih masuk akal. Informasi ini penting bagi calon pembeli agar tidak salah perhitungan. Di tengah tren elektrifikasi, mobil hybrid kini semakin relevan. Dan Veloz menjadi salah satu opsi paling realistis di pasarnya. (Syarifah)

Editor : Amin Basiri
#Toyota Veloz Hybrid 2026 #Veloz Hybrid #toyota