RadarMadura.id - Perbandingan biaya operasional antara Jaecoo J5 EV dan Toyota Yaris Cross Hybrid menunjukkan selisih yang cukup signifikan.
Dengan harga mulai Rp299,9 juta untuk J5 EV dan Rp399 juta untuk Yaris Cross Hybrid, keduanya menawarkan pendekatan berbeda dalam efisiensi berkendara.
Dalam simulasi penggunaan harian sekitar 3.000 hingga 3.600 km per bulan, mobil listrik terbukti lebih hemat dengan pengeluaran energi yang jauh lebih rendah dibandingkan hybrid.
Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat Indonesia yang menghadapi harga BBM tidak menentu.
Biaya Operasional Mobil Listrik Jauh Lebih Rendah
Jaecoo J5 EV mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya dengan konsumsi energi sekitar 11,4 kWh per 100 km.
Artinya, mobil ini mampu menempuh hampir 9 hingga 10 km hanya dengan 1 kWh listrik.
Jika digunakan untuk aktivitas harian seperti perjalanan kerja, kebutuhan listrik bulanan berkisar 342 hingga 410 kWh.
Dengan tarif listrik rumah tangga, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp494 ribu hingga Rp593 ribu per bulan.
Berdasarkan pantauan kami, angka ini jauh lebih ringan dibanding pengeluaran bahan bakar mobil konvensional.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin menekan biaya transportasi jangka panjang.
Hybrid Masih Lebih Boros Tapi Tetap Efisien
Sementara itu, Yaris Cross Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 24,5 km per liter.
Untuk jarak tempuh yang sama, mobil ini membutuhkan sekitar 122 hingga 147 liter bensin per bulan.
Dengan harga BBM Rp12.300 per liter, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp1,5 juta hingga Rp1,81 juta.
Angka ini memang lebih hemat dibanding mobil bensin biasa, namun masih kalah dari mobil listrik.
Menurut kami, hybrid tetap menjadi pilihan rasional bagi pengguna yang belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.
Terutama karena tidak perlu bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Simulasi Biaya Bulanan Penggunaan
Berikut gambaran perbandingan biaya operasional kedua mobil dalam penggunaan harian di Indonesia
| Kendaraan | Biaya Operasional per Bulan |
|---|---|
| Jaecoo J5 EV listrik rumah | Rp494 ribu hingga Rp593 ribu |
| Jaecoo J5 EV SPKLU | Rp820 ribu hingga Rp1,02 juta |
| Yaris Cross Hybrid | Rp1,5 juta hingga Rp1,81 juta |
Selisih biaya antara keduanya bisa mencapai Rp480 ribu hingga Rp1,31 juta setiap bulan.
Kelebihan Hybrid dari Sisi Praktis
Meski lebih hemat, mobil listrik masih memiliki tantangan dari sisi infrastruktur.
Pengguna harus mempertimbangkan lokasi pengisian daya dan waktu charging.
Di sisi lain, Yaris Cross Hybrid lebih praktis karena tetap menggunakan bahan bakar.
Pengemudi tidak perlu khawatir soal jarak tempuh atau mencari stasiun pengisian listrik.
Selain itu, jaringan servis Toyota yang sudah luas di Indonesia menjadi nilai tambah.
Ketersediaan suku cadang juga lebih mudah dibanding merek baru seperti Jaecoo.
Mana yang Lebih Cocok untuk Indonesia
Jika fokus pada biaya operasional, Jaecoo J5 EV jelas lebih unggul.
Namun jika mempertimbangkan kemudahan penggunaan dan dukungan layanan, Yaris Cross Hybrid masih lebih aman.
Pilihan terbaik sangat tergantung pada kebutuhan pengguna.
Untuk penggunaan dalam kota dengan akses listrik memadai, mobil listrik bisa menjadi solusi hemat.
Namun untuk mobilitas fleksibel lintas kota, hybrid masih menjadi opsi yang lebih nyaman.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa mobil listrik semakin unggul dari sisi efisiensi biaya, namun belum sepenuhnya mengalahkan hybrid dalam hal kepraktisan.
Keduanya memiliki kelebihan masing masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Menurut Anda, apakah penghematan hingga Rp1 juta per bulan cukup untuk membuat Anda beralih ke mobil listrik. (fadila)
Editor : Fadila An Naila