RadarMadura.id - BYD Atto 3 versi terbaru terungkap melalui dokumen homologasi di China dengan perubahan besar pada sistem penggerak dan dimensi.
SUV listrik ini kini menggunakan penggerak roda belakang serta ukuran bodi yang lebih besar, menandai langkah baru BYD dalam meningkatkan performa dan kenyamanan.
Meski belum diumumkan harga resminya, model ini diprediksi tetap bermain di segmen SUV listrik menengah yang kompetitif.
Perubahan ini menjadi sinyal kuat bahwa BYD serius memperkuat posisinya di pasar global termasuk Indonesia yang sedang berkembang pesat dalam adopsi mobil listrik.
Baca Juga: Harga Masih Kompetitif Tapi Jarak Tempuh Turun Ini Fakta Menarik Chery Omoda C5 EV Facelift 2026
Penggerak Roda Belakang Jadi Perubahan Paling Signifikan
Perubahan utama pada Atto 3 terbaru terletak pada sistem penggeraknya yang kini berpindah ke roda belakang.
Motor listrik tunggal ditempatkan di bagian belakang dengan dua pilihan tenaga mencapai 200 kW dan 240 kW.
Teknologi ini menggunakan motor magnet permanen buatan internal BYD.
Berdasarkan pantauan kami, penggunaan penggerak roda belakang biasanya memberikan sensasi berkendara yang lebih stabil dan responsif.
Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan pengalaman berkendara lebih fun dibanding model sebelumnya.
Untuk jalanan perkotaan di Indonesia, karakter ini juga mendukung manuver yang lebih nyaman.
Dimensi Lebih Besar Kabin Dipastikan Lebih Lega
BYD meningkatkan ukuran bodi Atto 3 menjadi lebih panjang dan lebar dibanding generasi sebelumnya.
Panjangnya kini mencapai 4.665 mm dengan wheelbase 2.770 mm yang membuat ruang kabin semakin luas.
Hal ini tentu berdampak pada kenyamanan penumpang terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Desain eksterior juga mendapat sentuhan baru yang terlihat lebih modern dan rapi.
Bagian depan kini tampil dengan grille berwarna perak serta lampu lebih ramping.
Gagang pintu semi tersembunyi juga memperkuat kesan futuristis khas mobil listrik masa kini.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna keluarga di Indonesia yang membutuhkan ruang kabin lega.
Apalagi mobil SUV sering digunakan untuk perjalanan luar kota dengan kondisi jalan yang beragam.
Teknologi Baterai Baru dan Potensi Fast Charging Super Cepat
Atto 3 terbaru menggunakan baterai LFP yang diproduksi oleh divisi FinDreams milik BYD.
Meski kapasitas belum diumumkan secara resmi, mobil ini diklaim mampu mencapai kecepatan hingga 190 km per jam.
Teknologi baterai Blade generasi terbaru juga disebut akan digunakan.
Jika benar menggunakan teknologi flash charging, pengisian daya bisa berlangsung sangat cepat dalam hitungan menit.
Ini tentu menjadi solusi penting bagi pengguna di Indonesia yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur charging.
Kecepatan pengisian bisa menjadi faktor penentu dalam memilih mobil listrik.
Fitur Keselamatan dan Sensor Semakin Lengkap
Dari sisi teknologi, Atto 3 terbaru membawa peningkatan pada sistem bantuan pengemudi.
Terdapat opsi penggunaan lidar di atap serta radar dan kamera tambahan di berbagai sisi kendaraan. Fitur ini mendukung sistem keselamatan aktif yang lebih canggih.
Menurut analisis kami, peningkatan ini menunjukkan BYD ingin bersaing langsung dengan pemain besar seperti Tesla.
Teknologi keselamatan yang semakin lengkap menjadi daya tarik bagi pengguna yang mengutamakan keamanan keluarga.
Tabel Spesifikasi Singkat BYD Atto 3 Terbaru
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Sistem Penggerak | Roda belakang |
| Tenaga | 200 kW hingga 240 kW |
| Panjang | 4.665 mm |
| Lebar | 1.895 mm |
| Tinggi | 1.675 mm |
| Wheelbase | 2.770 mm |
| Kecepatan Maksimum | 190 km per jam |
| Baterai | LFP Blade generasi baru |
| Fitur Tambahan | Lidar radar kamera ADAS |
Potensi Masuk Indonesia dan Dampaknya
Sebagai model global, Atto 3 memiliki peluang besar untuk hadir di Indonesia dengan pembaruan ini.
Pasar EV di Indonesia yang semakin kompetitif membuat model seperti ini sangat dinantikan. Apalagi BYD sudah mulai dikenal luas di segmen mobil listrik.
Dengan kombinasi performa lebih baik, kabin lebih lega, dan teknologi modern, mobil ini bisa menjadi pilihan menarik.
Namun tantangan tetap ada terutama pada harga dan kesiapan infrastruktur charging di berbagai daerah.
BYD Atto 3 terbaru menunjukkan arah baru mobil listrik yang tidak hanya fokus pada efisiensi tetapi juga pengalaman berkendara.
Menurut kamu, apakah penggerak roda belakang ini justru membuatnya lebih menarik dibanding generasi sebelumnya? (fadila)
Editor : Fadila An Naila