RadarMadura.id - Harga BBM non subsidi dari Pertamina, Shell, dan Vivo Energy Indonesia terpantau stabil per 30 Maret 2026 setelah sempat mengalami kenaikan di awal bulan.
Kondisi ini memberikan sedikit kepastian bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan harian di wilayah Jawa.
Pertamax saat ini dijual Rp12.300 per liter, sementara Shell Super dan Revvo 92 berada di kisaran Rp12.390 per liter.
Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan harga dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Harga BBM Pertamina di Wilayah Jawa
Berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru yang berlaku di wilayah Jawa
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 |
| Biosolar CN 48 | Rp6.800 |
| Pertamax RON 92 | Rp12.300 |
| Pertamax Green 95 | Rp12.900 |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp13.100 |
| Dexlite CN 51 | Rp14.200 |
| Pertamina Dex CN 53 | Rp14.500 |
Berdasarkan pantauan kami, harga ini masih sama seperti penyesuaian awal Maret.
Stabilnya harga menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha.
Harga BBM Shell Indonesia
Untuk BBM dari Shell, harga juga tidak mengalami perubahan signifikan
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Shell Super RON 92 | Rp12.390 |
| Shell V Power RON 95 | Rp12.500 |
| Shell V Power Nitro+ RON 98 | Rp12.720 |
| Shell V Power Diesel CN 51 | Rp14.620 |
Harga Shell cenderung sedikit lebih tinggi dibanding Pertamina pada beberapa varian.
Namun selisihnya masih relatif tipis sehingga tetap kompetitif di pasar.
Harga BBM Vivo Energy Indonesia
Sementara itu, Vivo juga mempertahankan harga BBM mereka di level yang bersaing
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Revvo 90 RON 90 | Rp10.000 |
| Revvo 92 RON 92 | Rp12.390 |
| Revvo 95 RON 95 | Rp12.920 |
| Diesel Primus Plus CN 51 | Rp14.620 |
Harga Revvo 92 yang setara dengan Shell Super membuat persaingan di segmen RON 92 semakin ketat.
Ini memberi alternatif bagi konsumen yang mencari BBM berkualitas dengan harga serupa.
Stabilitas Harga Jadi Kabar Baik untuk Pengguna
Stabilnya harga BBM di akhir Maret 2026 memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pengguna kendaraan harian tidak perlu khawatir dengan kenaikan mendadak menjelang pergantian bulan.
Hal ini juga penting bagi pelaku usaha transportasi dan logistik yang sangat bergantung pada biaya bahan bakar.
Dengan harga yang tidak berubah, perencanaan operasional menjadi lebih mudah dilakukan.
Potensi Penyesuaian di Awal April
Meski saat ini stabil, penyesuaian harga BBM biasanya dilakukan setiap awal bulan. Perubahan berikutnya diperkirakan akan terjadi pada 1 April 2026.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan tetap memantau perkembangan harga, terutama bagi yang rutin menggunakan BBM non subsidi untuk aktivitas sehari hari.
Harga BBM yang stabil di akhir Maret menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan di Indonesia. Namun dengan dinamika harga minyak dunia, perubahan masih bisa terjadi kapan saja.
Menurut kamu, apakah harga BBM saat ini sudah cukup ideal atau masih terasa memberatkan untuk kebutuhan harian. (hasan)
Editor : Hasan Bashri