RadarMadura.id - Suzuki Across PHEV resmi diperkenalkan sebagai SUV hybrid canggih hasil kolaborasi Suzuki dan Toyota untuk pasar Eropa.
Mobil ini dibanderol sekitar £49.679 atau setara Rp1,1 miliar dan menawarkan teknologi plug in hybrid terbaru dengan efisiensi tinggi.
Mengusung basis dari Toyota RAV4 generasi terbaru, Across hadir sebagai bagian dari strategi elektrifikasi global Suzuki.
Meski belum dipastikan masuk Indonesia, mobil ini mulai menarik perhatian karena menawarkan jarak tempuh hingga 1000 km dalam satu siklus penggunaan.
Kolaborasi Suzuki dan Toyota yang Semakin Serius
Kerja sama antara Suzuki dan Toyota kembali melahirkan produk baru di segmen SUV elektrifikasi.
Across menjadi bukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya sebatas rebadge, tetapi juga pengembangan teknologi bersama.
Mobil ini menggunakan platform yang sama dengan RAV4 hybrid terbaru.
Hal tersebut membuat kualitas dan teknologi yang dibawa sudah teruji di pasar global.
Berdasarkan pantauan kami, langkah ini menjadi strategi cerdas untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Suzuki tidak perlu membangun semuanya dari nol, tetapi tetap bisa menghadirkan produk kompetitif.
Mesin Hybrid yang Lebih Efisien dan Bertenaga
Suzuki Across dibekali mesin bensin 2.5 liter empat silinder yang dipadukan dengan sistem plug in hybrid.
Teknologi ini memungkinkan mobil berjalan menggunakan tenaga listrik maupun kombinasi dengan mesin konvensional.
Salah satu inovasi penting ada pada Power Control Unit yang menggunakan material silikon karbida.
Teknologi ini membuat sistem lebih efisien dan mampu menghemat energi saat digunakan.
Dalam penggunaan nyata, kombinasi ini terasa halus dan responsif.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan performa tanpa harus mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Jarak Tempuh Panjang dan Cocok untuk Perjalanan Jauh
Dengan baterai berkapasitas besar, Suzuki Across mampu menempuh hingga sekitar 1000 km dalam sekali pengisian penuh dan bahan bakar. Angka ini cukup impresif untuk ukuran SUV hybrid.
Bagi pengguna di Indonesia, kemampuan ini sangat relevan untuk perjalanan antar kota tanpa khawatir sering mengisi ulang.
Terutama untuk rute panjang seperti Surabaya ke Yogyakarta atau Jakarta ke Bandung.
Berdasarkan pengalaman pengujian teknologi serupa, mode listrik sangat membantu menghemat biaya saat digunakan di dalam kota.
Sementara mesin bensin akan aktif saat dibutuhkan untuk perjalanan jauh.
Sistem Penggerak Canggih untuk Berbagai Kondisi Jalan
Suzuki Across dilengkapi sistem AllGrip E Four yang mengatur distribusi tenaga ke semua roda.
Sistem ini membuat mobil lebih stabil saat melintasi jalan licin atau tidak rata.
Tersedia beberapa mode berkendara seperti Normal, Eco, dan Sport yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Selain itu ada mode khusus Trail untuk meningkatkan traksi di medan sulit.
Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering melewati jalanan dengan kondisi beragam.
Dari aspal perkotaan hingga jalur semi off road ringan.
Harga Premium dan Peluang Masuk Indonesia
Di pasar Inggris, harga Suzuki Across sudah berada di level Rp1,1 miliar.
Angka ini menempatkannya di segmen SUV hybrid premium.
Jika masuk Indonesia, harga kemungkinan tidak akan jauh berbeda atau bahkan bisa lebih tinggi.
Namun fitur dan teknologi yang ditawarkan sebanding dengan banderolnya.
Saat ini Suzuki Indonesia masih fokus pada teknologi hybrid ringan dan kendaraan listrik penuh.
Namun kehadiran Across membuka peluang masuknya teknologi PHEV di masa depan.
Tabel Spesifikasi Utama
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Tipe | Plug in Hybrid SUV |
| Mesin | 2.5L 4 silinder |
| Sistem | PHEV |
| Jarak Tempuh | Hingga 1000 km |
| Penggerak | AWD AllGrip E Four |
| Transmisi | Otomatis |
| Harga Global | Sekitar Rp1,1 miliar |
Suzuki Across PHEV menunjukkan arah baru industri otomotif yang semakin mengarah ke elektrifikasi.
Kolaborasi dengan Toyota membuat mobil ini hadir dengan teknologi matang dan efisiensi tinggi.
Meski belum masuk Indonesia, potensinya cukup besar jika melihat tren kendaraan ramah lingkungan yang terus berkembang.
Menurut kamu, apakah SUV hybrid seperti ini layak dibeli di Indonesia meski harganya sudah tembus Rp1 miliar. (fadila)