RadarMadura.id —Oppo resmi memasarkan Oppo Watch S di sejumlah negara Eropa pada awal 2026 dengan harga mulai 209 euro atau setara Rp3 jutaan.
Smartwatch ini menyasar pengguna aktif yang membutuhkan layar sangat terang, fitur kebugaran lengkap, serta daya tahan baterai panjang dalam satu perangkat ringkas.
Perangkat ini hadir dengan panel AMOLED 1,46 inci beresolusi 464 x 464 piksel dan tingkat kecerahan hingga 3000 nits.
Angka tersebut membuat layar tetap terbaca jelas di bawah terik matahari, sebuah poin penting bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Tampilan Premium dan Layar Super Terang
Secara desain, Oppo Watch S mengusung bodi stainless steel dengan ketebalan 8,9 mm dan bobot 35 gram tanpa tali. Tampilan ini membuatnya terlihat elegan namun tetap ringan saat digunakan seharian.
Berdasarkan pantauan kami, bobot tersebut cukup nyaman untuk pemakaian harian tanpa terasa membebani pergelangan tangan.
Panel AMOLED yang digunakan memiliki kerapatan 317 ppi sehingga tampilan teks dan notifikasi terlihat tajam.
Dengan puncak kecerahan 3000 nits, layar tetap jelas saat dipakai di luar ruangan, termasuk di siang hari yang terik seperti di wilayah pesisir Madura.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering beraktivitas di lapangan atau berkendara motor di bawah sinar matahari langsung.
Fitur Olahraga dan Kesehatan Lebih dari 100 Mode
Oppo membekali Watch S dengan lebih dari 100 mode olahraga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Untuk pelari, tersedia fitur pelatihan terpandu, analisis postur, hingga pemantauan ambang laktat. Data ini membantu pengguna meningkatkan performa latihan secara bertahap.
Sensor kesehatan yang ditanamkan juga tergolong lengkap. Terdapat sensor detak jantung 8 channel, sensor oksigen darah 16 channel, serta sensor suhu pergelangan tangan.
Dalam waktu 60 detik, pengguna bisa mendapatkan ringkasan kondisi tubuh yang mencakup tidur, stres, dan indikator kebugaran secara keseluruhan.
Tahan Air dan Akurat untuk Navigasi
Jam tangan ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan 5ATM sehingga aman dipakai berenang atau saat hujan.
Teknologi splash touch memastikan layar tetap responsif meski dalam kondisi basah. Fitur ini terasa relevan untuk pengguna di Indonesia yang kerap menghadapi hujan mendadak.
Untuk navigasi, Oppo Watch S mengandalkan GPS dual band L1 dan L5. Sistem ini meningkatkan akurasi pelacakan lokasi, terutama di area padat bangunan.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba perangkat sejenis dengan dual band, akurasi rute biasanya lebih stabil saat berlari di perkotaan.
Performa, Konektivitas, dan Baterai
Watch S menjalankan ColorOS Watch 7.1 dengan dukungan prosesor BES2800BP dan memori internal 4GB. Pengguna dapat memasangkan dua ponsel sekaligus melalui Bluetooth 5.2, baik Android maupun iOS.
Fitur tambahan seperti kontrol kamera jarak jauh dan kendali video singkat menambah fleksibilitas penggunaan.
Baterai 339 mAh diklaim mampu bertahan hingga 10 hari dalam penggunaan maksimal dan sekitar 7 hari untuk pemakaian normal.
Daya tahan ini tergolong panjang di kelasnya, sehingga cocok untuk pengguna yang tidak ingin sering mengisi ulang. Untuk perangkat Android minimal versi 9 dan iOS 14 ke atas, kompatibilitasnya terbilang luas.
Harga Oppo Watch S di Eropa
| Negara | Harga Resmi | Perkiraan Rupiah |
|---|---|---|
| Jerman | 259 euro | Sekitar Rp4,3 jutaan |
| Prancis | 230 euro | Sekitar Rp3,8 jutaan |
| Spanyol | 209 euro | Sekitar Rp3,4 jutaan |
Warna yang tersedia meliputi Phantom Black dan Nebula Silver. Jika masuk ke Indonesia dengan rentang harga Rp3 sampai Rp4 jutaan, smartwatch ini akan bersaing langsung dengan sejumlah model populer di kelas menengah premium.
Dengan layar sangat terang, fitur olahraga lengkap, serta baterai tahan lama, Oppo Watch S menawarkan paket menarik bagi pengguna aktif.
Perangkat ini terlihat dirancang untuk mendukung gaya hidup dinamis sekaligus tetap tampil stylish. Jika resmi masuk Indonesia, apakah Anda tertarik meminangnya untuk menemani aktivitas harian?
Oppo Watch S rilis di Eropa dengan layar 3000 nits, 100 mode olahraga, dan baterai hingga 10 hari.
Editor : Hasan Bashri