RadarMadura.id — Update harga mobil listrik Februari 2026 resmi menunjukkan perubahan besar di pasar kendaraan elektrifikasi nasional.
Sejumlah model mengalami kenaikan signifikan setelah berakhirnya beberapa insentif dan penyesuaian produksi awal tahun, sementara sebagian merek justru memangkas harga demi menjaga daya saing.
Perubahan paling mencolok datang dari lini premium seperti Hyundai dan Mercedes-Benz yang mencatat lonjakan ratusan juta rupiah.
Di sisi lain, merek seperti Citroen dan Aion memberi angin segar lewat penurunan harga yang cukup agresif.
Model Premium Naik Tajam
Lonjakan tertinggi terjadi pada Hyundai Ioniq 5 N yang kini dibanderol Rp1,5 miliar dari sebelumnya Rp1,3 miliar.
Kenaikan Rp200 juta ini menjadikannya salah satu mobil listrik dengan penyesuaian terbesar di awal tahun.
Berdasarkan pantauan kami, lonjakan ini berkaitan dengan positioning sebagai EV performa tinggi dengan suplai terbatas.
Dari kubu Mercedes-Benz, model EQS SUV 450 4Matic AMG Line bahkan melonjak Rp880 juta.
Beberapa varian EQE dan EQB juga mengalami kenaikan antara Rp30 juta hingga Rp115 juta.
Hal ini menjadi kabar kurang menyenangkan bagi pembeli segmen atas yang menunggu momentum awal tahun.
BMW dan MINI pun melakukan penyesuaian terbatas di beberapa lini. Kenaikan rata rata memang tidak sebesar Mercedes, namun tetap menunjukkan tren harga premium yang semakin menguat.
Merek yang Turun Harga di Awal 2026
Kabar baik datang dari Citroen E C3 yang kini turun drastis menjadi Rp289 juta dari sebelumnya Rp377 juta.
Penurunan Rp88 juta ini membuatnya kembali kompetitif di kelas entry level EV.
Bagi masyarakat Indonesia yang mencari kendaraan listrik untuk harian di kota besar seperti Surabaya atau Malang, ini opsi yang menarik.
Aion Y Plus Premium juga terkoreksi Rp75 juta menjadi Rp404 juta. Strategi ini terlihat sebagai upaya memperluas pangsa pasar di tengah gempuran merek Tiongkok lain. Sementara Changan Deepal S07 turun Rp50 juta menjadi Rp599 juta.
Namun tidak semua merek Tiongkok menurunkan harga. Wuling justru menaikkan hampir seluruh lini Air ev dan Binguo hingga Rp56 juta, menunjukkan permintaan domestik yang masih kuat.
Daftar Harga Mobil Listrik Termurah Februari 2026
Berikut beberapa model dengan harga paling terjangkau di pasar Indonesia saat ini
| Model | Harga Terbaru |
|---|---|
| Vinfast VF 3 tanpa baterai | Rp156 juta |
| Seres E1 B Type | Rp189 juta |
| BYD Atto 1 Dynamic | Rp199 juta |
| Wuling Air ev Lite | Rp214 juta |
| Changan Lumin | Rp183 juta |
Untuk kelas menengah, model seperti BYD Dolphin mulai Rp369 juta dan MG 4 EV Ignite Rp299 juta masih menjadi incaran konsumen urban.
Sementara segmen atas tetap dihuni model di atas Rp1 miliar seperti Lexus RZ450e dan Mercedes EQS.
Tren Pasar EV Indonesia Makin Dinamis
Penyesuaian harga Februari 2026 menunjukkan pasar kendaraan listrik Indonesia semakin kompetitif. Brand premium cenderung menaikkan harga mengikuti teknologi dan citra merek, sementara merek mass market bermain di strategi volume.
Berdasarkan pantauan kami, konsumen Indonesia kini semakin rasional dalam memilih EV. Faktor jarak tempuh, ketersediaan charging station, dan resale value mulai dipertimbangkan selain harga awal pembelian.
Di wilayah dengan suhu tropis seperti Madura dan Jawa Timur, daya tahan baterai dan sistem pendingin menjadi perhatian penting. Mobil listrik yang sudah teruji dalam kondisi panas tentu lebih diminati.
Update harga mobil listrik Februari 2026 menghadirkan dua wajah pasar yang kontras. Ada yang melonjak hingga ratusan juta rupiah, namun ada pula yang justru semakin terjangkau bagi masyarakat.
Menurut Anda, dengan perubahan harga ini apakah sekarang waktu yang tepat membeli mobil listrik atau masih menunggu penyesuaian berikutnya?
Editor : Hasan Bashri