RadarMadura.id — Poco X8 Pro terdeteksi di database Geekbench dengan skor single core 1.708 dan multi core 6.297, menandakan performa yang siap bersaing di kelas menengah atas. Ponsel terbaru dari Poco ini juga tercatat menggunakan chipset anyar MediaTek Dimensity 8500 serta RAM 12GB pada unit prototipe yang diuji.
Kemunculan ini menjadi sinyal kuat bahwa Poco tengah menyiapkan perangkat bertenaga besar untuk pasar global, termasuk Indonesia. Berdasarkan pantauan kami, kombinasi spesifikasi yang dibawa membuatnya menarik bagi pengguna yang aktif bermain game dan menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Performa Kencang Berkat Dimensity 8500
Chipset Dimensity 8500 diproduksi dengan fabrikasi 6 nm yang dikenal efisien dalam konsumsi daya. Dengan skor multi core di atas 6 ribu, perangkat ini berpotensi menawarkan performa stabil untuk game populer dan aktivitas berat seperti editing ringan. Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang mencari ponsel kencang tanpa harus membayar harga flagship.
RAM 12GB pada unit uji juga memberi ruang lega untuk multitasking. Di iklim penggunaan masyarakat Indonesia yang sering berpindah dari media sosial ke marketplace lalu ke game dalam satu waktu, kapasitas ini terasa relevan untuk menjaga performa tetap responsif.
Layar AMOLED Terang Cocok untuk Iklim Tropis
Poco X8 Pro mengusung layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi tinggi 1268 x 2756 piksel dan refresh rate 120Hz. Animasi terasa mulus saat scrolling maupun bermain game. Tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nit membuat layar tetap nyaman dibaca di bawah terik matahari.
Fitur PWM 3.840Hz juga membantu mengurangi efek kedipan saat digunakan pada tingkat kecerahan rendah.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba perangkat dengan spesifikasi serupa, fitur ini cukup membantu saat memakai ponsel di malam hari agar mata tidak cepat lelah.
Baca Juga: Performa Kencang dan Baterai Besar Jadi Andalan Vivo X300 FE Calon Andalan Baru Kelas Premium 2026
Android 16 dan HyperOS 3
Poco X8 Pro akan langsung menjalankan Android 16 dengan balutan HyperOS 3. Antarmuka ini menjanjikan pengalaman yang lebih ringan serta peningkatan keamanan. Integrasi software dan hardware biasanya menjadi salah satu kekuatan ekosistem Xiaomi dan Poco.
Bagi pengguna Indonesia yang gemar kustomisasi, HyperOS dikenal menyediakan banyak opsi personalisasi. Sistem terbaru ini juga diharapkan membawa manajemen daya lebih optimal untuk mendukung baterai besar yang dibawanya.
Kamera 50MP OIS dan Penyimpanan Lega
Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 50MP yang sudah dilengkapi OIS. Fitur ini membantu menghasilkan foto lebih stabil saat memotret dalam kondisi minim cahaya. Kamera ultrawide 8MP mendukung pengambilan gambar lanskap atau foto bersama.
Untuk selfie, tersedia kamera depan 20MP yang cukup mumpuni untuk kebutuhan konten media sosial. Pilihan penyimpanan 256GB dan 512GB juga terasa pas bagi pengguna yang sering merekam video atau menyimpan banyak aplikasi tanpa khawatir cepat penuh.
Baterai 6500 mAh untuk Aktivitas Seharian
Baterai 6.500 mAh menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna berpotensi mendapatkan daya tahan lebih dari satu hari untuk pemakaian normal. Di Indonesia yang mobilitasnya tinggi, kapasitas besar seperti ini jelas memberi rasa aman.
Jika dipadukan dengan efisiensi Dimensity 8500, daya tahan bisa semakin optimal. Fitur pengisian cepat juga diperkirakan hadir untuk memangkas waktu tunggu saat mengisi ulang.
Tabel Spesifikasi Utama Poco X8 Pro
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Chipset | MediaTek Dimensity 8500 |
| RAM | 12GB dan kemungkinan varian lain |
| Penyimpanan | 256GB dan 512GB |
| Layar | 6,59 inci AMOLED 120Hz |
| Resolusi | 1268 x 2756 piksel |
| Kamera Belakang | 50MP OIS + 8MP ultrawide |
| Kamera Depan | 20MP |
| Sistem Operasi | Android 16 dengan HyperOS 3 |
| Baterai | 6.500 mAh |
Melihat skor Geekbench dan spesifikasi yang terungkap, Poco X8 Pro tampak serius menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan harga tetap rasional. Jika strategi harga Poco tetap agresif di Indonesia, perangkat ini berpotensi jadi primadona baru di kelas menengah.
Menurut Anda, apakah kombinasi baterai besar dan chipset baru ini cukup untuk membuat Anda upgrade ke Poco X8 Pro?
Editor : Hasan Bashri