RadarMadura.id - Xiaomi secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap salah satu produk aksesori dayanya, yakni Xiaomi 33W Power Bank 20000mAh (Integrated Cable).
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan setelah ditemukan potensi masalah pada sejumlah unit tertentu.
Dalam pernyataan resminya, Xiaomi menjelaskan bahwa permasalahan berasal dari bahan baku tertentu yang diterima dari pemasok, yang digunakan pada produk dengan model PB2030MI.
Unit yang berpotensi terdampak merupakan produk yang diproduksi pada periode Agustus hingga September 2024.
Masalah tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi pada kondisi penggunaan tertentu, yang berisiko memicu panas berlebih pada baterai.
Dalam skenario terburuk, kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, meskipun Xiaomi menegaskan bahwa jumlah insiden yang teridentifikasi sejauh ini tergolong sangat terbatas.
Meski demikian, demi menjaga standar keselamatan dan kualitas produk, Xiaomi memutuskan untuk secara proaktif menarik kembali unit-unit yang terdampak.
Perusahaan menilai langkah ini penting untuk melindungi pengguna serta mempertahankan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem produk Xiaomi.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan. Xiaomi tetap berkomitmen untuk menghadirkan produk yang aman, andal, dan berkualitas tinggi bagi pengguna di seluruh dunia,” demikian pernyataan Xiaomi yang terkutip dari laman resmi mi.co.id pada Jumat (26/12).
Xiaomi juga mengimbau para pengguna yang merasa memiliki Xiaomi 33W Power Bank 20000mAh (Integrated Cable) dengan batch produksi terkait untuk segera mengikuti prosedur recall yang telah disiapkan perusahaan.
Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penarikan kembali, pemeriksaan nomor batch, serta penggantian unit akan diumumkan melalui kanal resmi Xiaomi.
Langkah cepat ini menegaskan komitmen Xiaomi dalam mengutamakan keselamatan pengguna, sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga kualitas produk di tengah persaingan industri perangkat elektronik yang semakin ketat.
Sumber: mi.co.id
Editor : Amin Basiri