Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Harga BYD Atto 3 dan Omoda A5 Turun, Bikin Pasar Mobil Listrik Makin Sengit

Amin Basiri • Minggu, 13 Juli 2025 | 18:09 WIB
Body tampak depan mobil listrik BYD Atto 3
Body tampak depan mobil listrik BYD Atto 3

RadarMadura.id - Persaingan di pasar mobil listrik Indonesia semakin memanas setelah dua model andalan, BYD Atto 3 dan Omoda A5, resmi mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap tren pasar yang menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi terbarukan.

BYD Atto 3, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu SUV listrik premium dengan harga cukup tinggi, kini ditawarkan dengan banderol yang lebih terjangkau.

Penyesuaian ini menjadi strategi BYD dalam memperluas jangkauan konsumen serta mempertahankan daya saing di tengah makin banyaknya pilihan mobil listrik dari berbagai merek.

Tak mau tertinggal, Omoda A5 juga mengambil langkah serupa.

Mobil listrik dari Chery tersebut dipangkas harganya demi memperkuat posisi di segmen kendaraan ramah lingkungan.

Penurunan ini dinilai sebagai bagian dari komitmen Omoda dalam mendukung transisi energi bersih dan mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.

Kedua produsen menyebut penurunan harga ini merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar dan tingginya antusiasme publik terhadap mobil listrik.

Selain itu, peningkatan fasilitas produksi dan efisiensi distribusi turut berperan dalam memungkinkan strategi harga yang lebih kompetitif.

Momentum ini juga selaras dengan pertumbuhan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, seperti bertambahnya stasiun pengisian daya umum (SPKLU) dan dukungan kebijakan pemerintah.

Kombinasi antara harga yang makin bersaing dan fasilitas pendukung yang terus berkembang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Pihak BYD dan Omoda berharap langkah ini mampu mendorong peningkatan penjualan pada kuartal kedua tahun 2025, sekaligus membuka akses kendaraan listrik ke segmen pasar yang lebih luas.

Konsumen kini semakin dimanjakan dengan banyaknya pilihan kendaraan listrik berkualitas dengan harga yang masuk akal.

Penurunan harga dari dua pemain besar ini juga berpotensi memicu reaksi dari kompetitor lainnya.

Jika tren ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan harga mobil listrik akan semakin kompetitif ke depannya.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (Syarifah) 

Editor : Amin Basiri
#BYD Atto 3 #Mobil Listrik #Omoda A5