RadarMadura.id – Pengaruh besar pada pesatnya perkembangan pasar ponsel atau smartphone di dunia adalah penanaman chipset atau prsesor, khususnya android.
Dalam hal ini, ada dua perusahan pengembang chipset andrid yang paling terkenal yakni Qualcomm dan MediaTek.
Namun, banyak dari beberapa merek smartphone android yang mengembangkan sendiri seperti exynos milik nokia atau Harmony OS milik Huawei.
Qualcomm terkenal dengan besutan chipsetnya bernama snapdragon, sedangkan MediaTek dikenal dengan chipset helio.
Keberadaan chipset Qualcomm dan MediaTektetap menjadi buruan para produsen smartphone sebagai performa prduk mereka.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah perbedaan antara chipset Qualcomm dan chipset besutan MediaTek:
• Perbandingan GPU (Graphic Processing Unit)
GPU, atau Graphics Processing Unit, adalah komponen kunci sebagai pengolah grafis pada perangkat smartphone.
MediaTek umumnya memiliki performa GPU yang lebih rendah dibandingkan dengan Qualcomm, dan penggunaan RAM-nya cenderung efisien.
Sementara itu, Snapdragon dari Qualcomm menawarkan kualitas rendering grafis yang baik namun memerlukan alokasi RAM yang lebih tinggi.
• Perbandingan Prosesor
Prosesor juga menjadi aspek penting antara kedua chipset yang dikembangkan oleh Mediatek dan Qualcomm.
Snapdragon cenderung diakui lebih unggul dan optimal dalam kinerjanya, didukung oleh penggunaan source kode open source.
Hal tersebut memungkinkan pengaksesan dan kemungkinan pengeditan kode oleh pengguna android.
• Perbandingan Multimedia (Kamera dan Video)
Dari segi teknologi kamera dan rekaman video, Qualcomm menciptakan fitur-fitur baru seperti jaringan LTE atau 4G, sensor kamera yang lebih besar, dan perekaman video yang lebih baik.
MediaTek juga berkualitas baik dalam mengembangkan chipset, baik dari segi jaringan maupun multimedia.
• Perbandingan Harga
Perbedaan harga antara MediaTek dan Qualcomm tidak begitu terlihat karena vendor telah menggabungkan berbagai teknologi ke dalam smartphone mereka.
MediaTek lebih banyak digunakan di kelas smartphone low-end, sehingga harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan produk Qualcomm yang umumnya bermain di segmen pasar yang lebih tinggi.
Demikianlah informasi singkat mengenai gambaran umum tentang perbedaan chipset Qualcomm dan MediaTek. Semga bermanfaat.*
Editor : Amin Basiri