SURABAYA, RadarMadura.id – SMA Muhammadiyah 10 Surabaya keluar sebagai juara turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 7 Surabaya setelah melewati drama adu penalti melawan SMAN 1 Manyar Gresik, Selasa (22/9) sore.
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir sebelum SMA Muhammadiyah 10 memastikan kemenangan melalui titik putih.
Pertandingan dilaksanakan di Lapangan Surabaya Mini Soccer, Lontar, Kota Surabaya.
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan berusaha menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.
Memasuki penghujung babak pertama, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Satu gol berhasil dilesakkan untuk membawa mereka unggul 1-0 hingga jeda.
Baca Juga: Pikat Penggemar EV, Honda Super-ONE Mengaspal dengan Jarak Tempuh 252 Km dan Lima Mode Laju
Memasuki babak kedua, SMAN 1 Manyar meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah mereka berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1.
Kedua tim kemudian kembali terlibat jual beli serangan. Namun, tidak ada tambahan gol hingga waktu normal berakhir.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama tersebut, Muhammadiyah 10 Surabaya berhasil keluar sebagai pemenang sekaligus mengunci gelar juara Zona 7 Surabaya Raya.
Sementara itu, MAN 2 Gresik menempati posisi juara tiga setelah sebelumnya menang telak 8-0 atas SMA Muhammadiyah 4 Surabaya dalam perebutan tempat ketiga. Muhammadiyah 4 Surabaya pun mengakhiri turnamen sebagai juara empat.
Selain menentukan posisi empat besar, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan kepada peserta dan pemain yang dinilai menonjol sepanjang turnamen.
Penghargaan Best Supporter diberikan kepada SMA Muhammadiyah 4 Surabaya. Sementara penghargaan Best Goal Keeper diraih Nando, penjaga gawang SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Sedangkan gelar Best Player diberikan kepada Brian Nabil dari tim MAN 2 Gresik.
Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur Blegur Prijanggono mengatakan, turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 7 menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang digelar dari Zona 1 hingga Zona 7.
Baca Juga: Deretan Harga Pre-Order Redmi Note 17 Series Terbaru, Model 4G dan 5G Mulai Rp3 Jutaan
Menurut dia, dari rangkaian tersebut akan terkumpul tim-tim yang akan bertanding pada grand final di Kota Surabaya.
”Jadi, adik-adik, bermainlah dengan semangat. Turnamen ini dilaksanakan oleh Golkar Jatim dan Radar Surabaya sesuai dengan normatifnya turnamen sepak bola. Jadi, adik-adik hari ini (kemarin, Red) juga harus merasakan aura kompetisi di sini,” ujar Blegur.
Dia berpesan agar para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjaga nama baik almamater masing-masing.
”Harapan saya, junjung tinggi sportivitas, tunjukkan bahwa adik-adik punya kemampuan bermain bola, jaga nama almamater sekolah masing-masing,” katanya.
Blegur juga menyampaikan bahwa antusiasme peserta dan respons positif terhadap turnamen menjadi pertimbangan untuk keberlanjutan kegiatan tersebut.
”Kalau animonya bagus, insyaallah akan kita laksanakan tiap tahunnya,” ujarnya.
Ditambahkan, penyelenggaraan turnamen juga menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap minat generasi muda terhadap olahraga sepak bola. ”Partai Golkar di sini hadir untuk bisa memahami bagaimana anak-anak muda ini menggemari sepak bola,” tandasnya. (dim/vga/yan)
Editor : Hera Marylia