RadarMadura.id — Pemerintah telah memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya THR bagi Aparatur Sipil Negara tahun 2026 dicairkan lebih awal mulai 26 Februari 2026.
Tunjangan tersebut dibayarkan penuh 100 persen untuk membantu kebutuhan ASN menjelang Idulfitri.
Sementara itu gaji ke 13 memiliki jadwal berbeda dan baru akan dibayarkan pada Juni 2026.
Kedua tunjangan ini memiliki tujuan yang berbeda meskipun sama sama diberikan kepada ASN, TNI, Polri, pejabat negara, dan pensiunan.
THR ASN 2026 Dicairkan Lebih Awal
THR ASN tahun 2026 mulai disalurkan secara bertahap sejak 26 Februari atau sekitar sepuluh hari sebelum Idulfitri.
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran tunjangan ini.
Berdasarkan pantauan kami, pencairan lebih awal ini bertujuan membantu ASN memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan dan lebaran.
Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
Dana THR ini tidak hanya dinikmati ASN aktif tetapi juga pensiunan serta aparatur negara lainnya.
Gaji ke 13 Baru Dibayarkan Juni 2026
Berbeda dengan THR, gaji ke 13 biasanya diberikan pada pertengahan tahun. Untuk tahun 2026, pembayaran direncanakan dilakukan pada bulan Juni.
Waktu tersebut dipilih karena bertepatan dengan awal tahun ajaran baru sekolah.
Pemerintah berharap tunjangan ini dapat membantu ASN dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pencairan gaji ke 13 biasanya dilakukan secara serentak setelah aturan teknis diterbitkan pemerintah.
Perbedaan Utama THR dan Gaji ke 13 ASN
Meskipun sama sama merupakan tunjangan tambahan, THR dan gaji ke 13 memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaan ini terlihat dari jadwal pencairan serta tujuan pemberiannya.
Berikut perbedaan utama antara THR dan gaji ke 13.
| Aspek | THR ASN 2026 | Gaji ke 13 ASN 2026 |
|---|---|---|
| Waktu pencairan | Mulai 26 Februari 2026 | Diperkirakan Juni 2026 |
| Tujuan utama | Kebutuhan hari raya | Biaya pendidikan keluarga |
| Komponen pembayaran | Gaji pokok dan tunjangan | Gaji pokok dan tunjangan |
| Penerima | ASN, TNI, Polri, pensiunan | ASN, TNI, Polri, pensiunan |
Dengan perbedaan tersebut, kedua tunjangan ini tidak boleh disamakan meskipun diberikan kepada kelompok penerima yang sama.
Komponen Tunjangan yang Dibayarkan
Baik THR maupun gaji ke 13 pada tahun 2026 dibayarkan penuh sebesar 100 persen. Artinya semua komponen penghasilan ASN ikut dihitung dalam pembayaran tunjangan.
Beberapa komponen yang termasuk dalam perhitungan antara lain gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau kinerja.
Nilai yang diterima setiap ASN dapat berbeda tergantung golongan dan instansi.
Berdasarkan pantauan kami, pada instansi dengan tunjangan kinerja tinggi, total nilai tunjangan yang diterima ASN bisa mencapai angka yang cukup besar.
Tujuan Pemerintah Memberikan Dua Tunjangan
Pemerintah menggunakan dua jenis tunjangan ini sebagai instrumen kebijakan ekonomi.
THR diberikan menjelang hari raya untuk meningkatkan konsumsi masyarakat.
Sementara gaji ke 13 diberikan pada pertengahan tahun untuk membantu kebutuhan pendidikan keluarga ASN.
Kebijakan ini juga diharapkan menjaga stabilitas daya beli pegawai pemerintah sepanjang tahun.
Dengan jadwal yang berbeda, kedua tunjangan tersebut dapat memberikan manfaat pada waktu yang tepat.
Perbedaan jadwal antara THR dan gaji ke 13 menunjukkan bahwa pemerintah memiliki strategi khusus dalam menjaga kesejahteraan ASN.
THR membantu kebutuhan hari raya, sedangkan gaji ke 13 mendukung kebutuhan pendidikan keluarga.
Menurut Anda, tunjangan mana yang paling membantu kebutuhan keluarga ASN sepanjang tahun? (hasan)
Editor : Hasan Bashri