PAMEKASAN – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi memiliki gedung olahraga baru. Fasilitas yang diberi nama GOR Said Abdullah itu diresmikan pada Sabtu (22/11). Peresmian berlangsung meriah dan disaksikan ratusan peserta.
Peresmian tersebut langsung dihadiri Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah. Anggota DPR RI dapil Madura dari Fraksi PDI Perjuangan itu memotong pita dan menandatangani prasasti sebagai penanda dibukanya gedung olahraga tersebut. Antusiasme mahasiswa dan masyarakat bahkan terlihat sejak pagi.
GOR Said Abdullah menjadi fasilitas kedua yang dibangun politisi asal Sumenep itu untuk dunia pendidikan di Pulau Madura. Sebelumnya, politisi senior asal Sumenep itu telah menghibahkan gedung Said Abdullah Sport Center (SAS Center) kepada Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan.
”Karena ini lembaga pendidikan, harus tetap steril dari tarikan politik. Ini perlu dijaga,” tegas Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu.
Dia menuturkan, pembangunan GOR sepenuhnya dari dana pribadi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Dia menegaskan, tidak ada kepentingan politik elektoral terkait hibah pembangunan GOR Said Abdullah UIN Madura. Menurutnya, kampus harus tetap menjadi pusat keilmuan, bukan panggung politik.
”Saya biasa keluar masuk kampus. Itu selalu saya titipkan (tidak ada kepentingan politik elektoral) kepada pak rektor dan jajaran civitas akademika,” ujarnya.
Said kembali menekankan bahwa kontribusinya kepada perguruan tinggi di Madura murni pengabdian. “Tidak ada urusan dengan politik elektoral. Yang penting saya punya manfaat kepada lembaga-lembaga pendidikan di Madura,” imbuhnya.
Rektor UIN Madura Dr. Saiful Hadi, M.Pd menyampaikan apresiasi atas hibah tersebut. Anggaran pembangunan GOR mencapai sekitar Rp 3 miliar. Fasilitas itu disebut sebagai hadiah berharga bagi kampus yang baru bertransformasi dari IAIN menjadi UIN.
”Kami berterima kasih kepada tokoh Madura, MH Said Abdullah. Setelah membantu perubahan status IAIN menjadi UIN, kini beliau memberikan hadiah GOR yang bisa dipakai untuk kegiatan akademik, nonakademik, dan masyarakat,” tandasnya. (lil/daf)
Editor : Dafir.