RadarMadura.id — Menjelang penghujung tahun 2025, ribuan penerima bantuan sosial mulai panik karena saldo KKS mereka masih kosong.
Banyak yang berharap PKH, BPNT, dan BLT Kesra tahap 4 cair pada awal November, namun hingga memasuki pertengahan bulan, dana yang ditunggu belum juga masuk.
Kekhawatiran pun meluas karena menjelang akhir tahun kebutuhan rumah tangga biasanya melonjak.
Laporan soal keterlambatan semakin ramai setelah kanal Arfan Saputra Channel merilis pengecekan langsung sejumlah kartu KKS dari Bank Mandiri dan BNI.
Hasilnya mengejutkan karena hampir semua saldo masih nol rupiah.
Dalam videonya, Arfan menjelaskan bahwa hanya sebagian kecil penerima yang sudah menerima BLT Kesra lebih dulu.
Kolom komentar pun dipenuhi keluhan serupa dari warga Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Sumatera yang mengaku belum menerima bantuan tahap empat.
Baca Juga: Gaji PNS Naik 2025 Jadi Sorotan Besar, Angkanya Bikin Banyak ASN Tak Sangka
Kemensos memberikan klarifikasi bahwa penyaluran tahap empat tahun 2025 memang tidak dilakukan serentak. Prosesnya dibagi per wilayah sesuai hasil verifikasi dan sinkronisasi data terbaru.
Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN serta PT Pos Indonesia untuk KPM tanpa rekening.
Seluruh data penerima harus lolos validasi digital, termasuk status aktif KPM, kesesuaian nomor KKS, dan pencocokan dengan database DTSEN.
Pejabat Kemensos menegaskan bahwa penyaluran bertahap dilakukan demi ketepatan sasaran.
Setiap wilayah memiliki waktu pencairan berbeda bergantung pada proses verifikasi yang masih berlangsung.
Masyarakat diminta tidak khawatir karena tidak ada bantuan yang hangus.
Adapun bantuan yang masuk tahap empat November 2025 mencakup tiga program utama.
PKH diberikan kepada keluarga miskin dengan kategori ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas, dengan nilai bantuan mulai Rp225 ribu hingga Rp750 ribu per tahap.
BPNT tetap diberikan dalam bentuk saldo elektronik Rp200 ribu untuk pembelian bahan pokok melalui e-Warong atau agen sembako resmi.
BLT Kesra diberikan sekaligus sebesar Rp900 ribu untuk periode Oktober hingga Desember 2025.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Siap Dicairkan: Program Jumbo Pemerintah yang Bikin Harapan Baru di Akhir Tahun
Meski pencairan belum merata, pemerintah memastikan seluruh KPM akan mendapatkan haknya sesuai nama yang tercantum dalam data resmi.
Perbedaan jadwal antarwilayah merupakan hal normal selama sinkronisasi data masih berjalan.
Masyarakat disarankan terus memantau kanal resmi Kemensos agar tidak terjebak hoaks ataupun informasi palsu.
Untuk mengecek status pencairan secara mandiri, penerima dapat memeriksa saldo melalui ATM bank penyalur dengan memasukkan kartu KKS, mengetik PIN, lalu memilih menu Informasi Saldo.
Jika saldo belum bertambah, artinya dana masih dalam proses penyaluran dan dapat masuk sewaktu-waktu hingga akhir November 2025.
Kemensos juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap pesan berantai dan tautan palsu yang mengatasnamakan bansos.
Informasi valid hanya dirilis melalui situs cekbansos.kemensos.go.id, aplikasi Cek Bansos, dan akun resmi Kemensos RI.
Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada serta tidak mudah percaya pada oknum yang memanfaatkan keterlambatan pencairan untuk menipu.
Editor : Fadila An Naila