RadarMadura.id — Mimpi menjadi Aparatur Sipil Negara kembali menggoda banyak orang.
Belum genap satu tahun sejak seleksi CPNS 2024 ditutup, jagat maya kembali digemparkan oleh kabar bahwa pemerintah bakal membuka 400 ribu formasi baru untuk CPNS 2026.
Isu itu meluas cepat di berbagai platform media sosial.
Unggahan bertema “400 Ribu Formasi CPNS 2026 Segera Dibuka” viral dan langsung memantik antusiasme.
Baca Juga: CPNS 2026 Mulai Disorot Publik, Ini Panduan Resmi Cek Formasi Langsung di Portal BKN
Banyak warganet membagikan ulang, berharap kabar itu benar adanya.
Namun di balik gegap gempita publik, pemerintah justru belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun. Jadi, apakah kabar itu benar?
BKN Angkat Bicara: CPNS 2026 Masih Dalam Pembahasan
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, akhirnya buka suara.
Dalam keterangannya kepada media, ia menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan jadwal maupun jumlah formasi CPNS 2026.
“Belum ada keputusan resmi. Kami masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” ujar Zudan, Senin (6/10/2025).
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati menyikapi kabar viral di media sosial.
“Tunggu informasi resmi dari pemerintah, jangan mudah percaya kabar dari luar kanal resmi,” tambahnya.
Zudan menjelaskan, mekanisme pengadaan ASN selalu melibatkan proses panjang — mulai dari usulan kebutuhan instansi, pembahasan kuota, hingga verifikasi kemampuan anggaran negara.
Sebagai gambaran, pada CPNS 2024 saja, pengumuman formasi baru muncul setelah pembahasan berbulan-bulan, dengan total 250.407 formasi tersebar di ratusan instansi pusat dan daerah.
Kemenpan-RB: Fokus Selesaikan Seleksi 2024 dan Tenaga Non-ASN
Nada serupa datang dari Kementerian PANRB.
Deputi Bidang SDM Aparatur, Alex Denni Averrouce, menyebut isu pembukaan 400 ribu formasi CPNS 2026 belum benar dan belum ditetapkan.
“Kami saat ini masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024 dan penataan tenaga non-ASN. Angka 400 ribu formasi itu belum pernah kami keluarkan,” tegas Averrouce (30/9/2025).
Ia menambahkan, perencanaan kebutuhan ASN harus mempertimbangkan kemampuan fiskal negara, efisiensi birokrasi, serta kesiapan pemerintah daerah.
“Kebijakan pengadaan ASN tidak bisa sepihak. Semua harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara,” jelasnya.
Dengan kata lain, publik masih harus menunggu. Belum ada sinyal kapan tepatnya CPNS 2026 akan dibuka, apalagi dengan jumlah formasi sebesar itu.
Baca Juga: Ramai Soal CPNS 2026, Begini Cara Cek Formasi Resmi Lewat SSCASN BKN agar Tak Salah Langkah
Hati-Hati Modus Penipuan Berkedok CPNS
Setiap kali isu CPNS merebak, modus penipuan pun ikut bermunculan.
Kemenpan-RB dan BKN mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan atau meminta biaya administrasi.
Semua informasi resmi hanya akan diumumkan melalui kanal berikut:
-
https://www.bkn.go.id
- Akun media sosial resmi BKN dan Kemenpan-RB
“Jika ada yang menjanjikan kelulusan atau meminta biaya administrasi di luar ketentuan resmi, itu penipuan,” tegasnya.
Menunggu Kejelasan: Publik Diminta Tetap Rasional dan Sabar
Hingga kini, CPNS 2026 masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi antarinstansi.
Pemerintah menekankan bahwa seluruh proses rekrutmen harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai kemampuan keuangan negara.
Jika merujuk pada pola tahun sebelumnya, pengumuman resmi seleksi CPNS umumnya baru dilakukan pertengahan hingga akhir tahun.
Artinya, masih ada waktu cukup panjang bagi pemerintah untuk merumuskan kebutuhan formasi dan menyesuaikannya dengan situasi ekonomi nasional.
Masyarakat pun diimbau untuk menyaring informasi dengan cermat dan hanya mengikuti perkembangan melalui kanal resmi.
Harapan besar terhadap CPNS 2026 tetap tinggi, namun satu hal yang pasti: keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah setelah seluruh kajian dan koordinasi selesai dilakukan.