RadarMadura.id — Publik akhirnya mendapat kepastian awal soal kelanjutan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh buka suara dan mengungkap bahwa proses menuju pembukaan seleksi sudah mulai berjalan.
Meski belum ada jadwal resmi, sinyal kuat rekrutmen besar-besaran mulai tampak dari koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Zudan menjelaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intens dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk mematangkan jadwal dan formasi yang dibutuhkan dalam seleksi CPNS mendatang.
“Kita sedang koordinasikan mendalam dengan KemenPAN-RB, dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terkait permohonan formasi dari masing-masing instansi,” ujar Zudan saat ditemui di Hotel Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin (3/11).
Lebih lanjut, Zudan menegaskan bahwa saat ini BKN masih fokus menuntaskan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
Setelah proses itu rampung, barulah BKN akan mengkaji lebih dalam rencana penerimaan CPNS 2026.
“Belum, masih dikaji dulu. Sekarang fokus menyelesaikan pengangkatan paruh waktu 2024,” jelasnya.
Baca Juga: CPNS 2026 Bakal Dibuka Besar-besaran? Bocoran dari Kemenpan RB dan Kemenkeu Akhirnya Terungkap!
Zudan juga menambahkan, hasil koordinasi mendalam dengan berbagai instansi akan menjadi dasar penentuan kuota dan prioritas formasi CPNS 2026.
“Belum ada prioritas formasi tertentu karena masih dikoordinasikan lintas kementerian, lembaga, dan Pemda,” tutup Zudan.
Sementara itu, pernyataan bernada optimistis datang dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyinggung soal pentingnya penciptaan lapangan kerja baru lewat rekrutmen ASN.
Ia mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir, tantangan ekonomi membuat banyak sarjana kesulitan mencari pekerjaan.
“Ada kesalahan arah kebijakan moneter dan fiskal sebelumnya, sehingga lapangan kerja sempat stagnan,” jelasnya.
Namun, Purbaya memastikan kebijakan baru pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan fokus pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Salah satu langkah konkretnya ialah menyiapkan anggaran rekrutmen CPNS tahun 2026.
“Anggaran untuk kementerian baru sudah diakomodasi dan sedang dihitung potensi penambahan ke daerah. Semua keputusan ini tentu akan dibahas bersama DPR,” terang Purbaya.
Selain perubahan arah kebijakan fiskal, gelombang pensiun massal ASN dalam dua tahun ke depan juga menjadi alasan kuat dibukanya rekrutmen baru.
Baca Juga: Siap-Siap! CPNS 2026 Resmi Dibuka, Inilah Formasi yang Paling Diburu dan Diprediksi Jadi Rebutan
Pemerintah tengah memetakan kebutuhan tenaga kerja baru di kementerian, lembaga, hingga daerah yang terdampak pemekaran wilayah.
Reformasi birokrasi dan restrukturisasi kementerian di bawah pemerintahan baru juga diyakini akan membuka banyak formasi jabatan fungsional dan administratif baru.
Meskipun belum ada jadwal resmi, koordinasi intens antara BKN, KemenPAN-RB, dan Kemenkeu menjadi sinyal kuat bahwa rekrutmen CPNS 2026 hampir pasti akan digelar.
Dengan anggaran yang sudah disiapkan, serta kebutuhan aparatur negara yang meningkat, peluang bagi para pencari kerja untuk bergabung menjadi ASN tahun depan terbuka lebar.
Editor : Hasan Bashri