RadarMadura.id— Ramai di media sosial belakangan ini kabar pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2026.
Dalam berbagai unggahan disebutkan bahwa pemerintah akan membuka 400.000 formasi baru pada seleksi CPNS 2026.
Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh dua lembaga resmi pemerintah, yaitu Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Kedua lembaga ini menegaskan bahwa belum ada keputusan final mengenai jadwal pendaftaran maupun jumlah formasi untuk CPNS tahun 2026.
Saat ini, pemerintah masih berfokus menyelesaikan proses seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024, termasuk penanganan tenaga non-ASN yang menjadi prioritas nasional.
Klarifikasi Resmi dari BKN
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memberikan penjelasan tegas terkait isu yang beredar.
“Belum ada keputusan final mengenai jadwal pendaftaran maupun jumlah formasi untuk CPNS 2026. Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Zudan menjelaskan bahwa proses koordinasi antarlembaga masih berlangsung, sehingga belum ada tanggal pasti pembukaan seleksi maupun pengumuman resmi formasi CPNS 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan hanya mempercayai informasi yang dirilis melalui kanal resmi pemerintah.
Sebagai pembanding, seleksi CPNS 2024 sendiri diumumkan pada pertengahan Agustus 2024 dengan total 250.407 formasi yang tersebar di instansi pusat dan daerah.
Penegasan KemenPAN-RB: Isu 400.000 Formasi Tidak Benar
Kabar tentang kuota besar CPNS 2026 juga dibantah oleh Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Alex Denni.
Ia menegaskan bahwa isu pembukaan CPNS 2026 dengan jumlah 400.000 formasi tidak benar dan belum pernah diputuskan.
“Hingga Oktober 2025, kami masih fokus menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN. Kebutuhan CASN tahun 2024 saja mencapai 1,26 juta formasi, jumlah terbesar dalam sepuluh tahun terakhir,” ujar Alex.
Ia menambahkan bahwa penentuan formasi dan jadwal seleksi CASN 2026 tidak dapat ditetapkan secara sepihak oleh KemenPAN-RB.
Proses tersebut memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, mempertimbangkan kemampuan keuangan negara, serta kesiapan teknis setiap instansi.
Waspada Hoaks dan Penipuan Rekrutmen CPNS
Seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap seleksi CPNS, BKN mengingatkan publik agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi.
Banyak oknum yang memanfaatkan isu pembukaan CPNS untuk melakukan penipuan, seperti menjanjikan kelulusan, menjual berkas palsu, atau mengatasnamakan instansi pemerintah.
“Masyarakat sebaiknya mencari informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah,” tegas Zudan.
Untuk menghindari penipuan, masyarakat diminta rutin memantau situs resmi bkn.go.id dan menpan.go.id, serta mengikuti akun media sosial resmi kedua lembaga tersebut.
Baca Juga: Tabel Gaji PNS 2025 Resmi Berlaku, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Meski Banyak yang Berharap
Belum Ada Keputusan Final Soal Jadwal CPNS 2026
Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan jadwal maupun jumlah formasi CPNS 2026. Fokus utama pemerintah tetap pada penyelesaian seleksi CASN 2024 dan evaluasi kebutuhan ASN secara nasional.
Masyarakat diminta bersabar dan tidak mudah termakan isu palsu. Proses pembahasan mengenai rekrutmen CPNS 2026 masih berjalan dan keputusan final akan diumumkan setelah koordinasi lintas instansi selesai.
Isu pembukaan 400 ribu formasi CPNS 2026 dipastikan tidak benar. Pemerintah melalui BKN dan KemenPAN-RB menegaskan bahwa belum ada keputusan resmi terkait jadwal maupun jumlah formasi untuk seleksi mendatang.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap hoaks dan penipuan rekrutmen CPNS, serta hanya mengacu pada sumber informasi resmi dari pemerintah. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila