RadarMadura.id— Penantian jutaan calon aparatur sipil negara terhadap kepastian jadwal Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 tampaknya masih berlanjut.
Hingga awal November 2025, pemerintah belum memberikan kepastian terkait kapan seleksi penerimaan CPNS 2026 akan benar-benar dibuka.
Isu ini menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial kabar bahwa pemerintah akan membuka 400.000 formasi CPNS pada tahun 2026.
Antusiasme masyarakat pun meningkat tajam, mengingat rekrutmen CPNS terakhir digelar pada 2024 dan tidak dibuka kembali pada tahun 2025.
Namun, di balik antusiasme tersebut, muncul pula tanda tanya besar: benarkah pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS 2026 dalam waktu dekat?
Baca Juga: CPNS 2026 Siap Dibuka! Lima Formasi Ini Diprediksi Paling Diburu, Nomor 3 Jadi Rebutan Nasional!
Penjelasan Terbaru dari BKN
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, akhirnya angkat bicara soal kabar tersebut. Ketika dimintai keterangan oleh media, Zudan belum dapat memastikan jadwal pasti pembukaan pendaftaran CPNS 2026.
“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada Senin (6/10/2025).
Zudan menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai waktu pengumuman pendaftaran CPNS 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi dan hanya mengacu pada kanal resmi pemerintah.
“Tunggu informasi resmi dari pemerintah ya,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, seleksi CPNS tahun 2024 baru diumumkan pada pertengahan Agustus, dengan total 250.407 formasi yang tersebar di 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah.
Proses panjang dari usulan hingga penetapan formasi menjadi faktor utama mengapa jadwal setiap tahun tidak pernah sama.
Kemenpan-RB Fokus Selesaikan Seleksi CASN 2024
Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) juga menanggapi kabar yang viral di media sosial mengenai kuota 400 ribu formasi CPNS 2026.
Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB, Mohammad Averrouce, membantah tegas informasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024, baik untuk CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Hingga Oktober 2025, kami masih menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN. Kebutuhan CASN tahun 2024 saja mencapai 1,26 juta, terbesar dalam 10 tahun terakhir,” jelas Averrouce, dikutip dari Kompas.com, Selasa (30/9/2025).
Averrouce juga menekankan bahwa penentuan jadwal dan kuota CPNS 2026 bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Faktor-faktor seperti kemampuan fiskal negara, kesiapan pemerintah daerah, serta kebutuhan riil instansi menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan.
“Pengadaan CASN tidak hanya kebijakan Kemenpan-RB, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan keuangan negara serta kesiapan Kementerian/Lembaga dan Pemda,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar tidak resmi yang beredar, karena isu semacam ini kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
“Masyarakat sebaiknya mencari informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah,” tegas Averrouce.
Jalur Sekolah Kedinasan Masih Jadi Peluang Emas
Meski kepastian CPNS umum 2026 belum jelas, peluang untuk menjadi ASN tetap terbuka melalui jalur Sekolah Kedinasan.
Tahun 2025, pemerintah membuka 3.252 formasi di tujuh lembaga pendidikan kedinasan di bawah koordinasi berbagai kementerian.
Program ini mencakup institusi ternama seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS).
Seleksi untuk Sekolah Kedinasan 2025 telah dimulai sejak 28 Juni dengan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dijadwalkan berlangsung pada 11–26 Agustus 2025.
Bagi masyarakat yang bercita-cita menjadi abdi negara, jalur ini bisa menjadi alternatif strategis untuk mengawali karier di sektor pemerintahan.
Tetap Siaga dan Waspada Informasi Palsu
Menjelang tahun 2026, publik diimbau untuk tetap bersabar dan terus memantau informasi resmi yang dirilis melalui portal sscasn.bkn.go.id serta akun resmi media sosial BKN dan Kemenpan-RB.
Dengan dinamika birokrasi yang kompleks serta kebutuhan formasi yang terus disesuaikan, keputusan akhir terkait pembukaan CPNS 2026 akan sangat bergantung pada evaluasi nasional yang sedang berlangsung.
Namun satu hal yang pasti, semangat masyarakat untuk menjadi bagian dari aparatur sipil negara tak pernah surut. Harapan besar pun kini tertuju pada pemerintah agar segera memberi kejelasan tentang nasib seleksi CPNS 2026 yang sudah lama dinanti. (Hasan)
Editor : Hasan Bashri