RadarMadura.id— Siap-siap kabar baik buat para pejuang NIP di seluruh Indonesia!
Pemerintah dikabarkan tengah menyiapkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 dengan total formasi yang diperkirakan mencapai 300.000 hingga 400.000 posisi baru.
Meski Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) belum merilis pengumuman resmi, sinyal kuat dari berbagai sumber menunjukkan bahwa pemerintah akan kembali membuka pintu seleksi ASN tahun depan.
Kabar ini sontak menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang belum beruntung dalam seleksi CPNS 2025.
Jika benar terealisasi, rekrutmen CPNS 2026 akan menjadi salah satu momentum terbesar bagi pencari kerja di sektor pemerintahan.
Komitmen Pemerintah: ASN Tetap Jadi Prioritas
Berdasarkan informasi awal, pemerintah masih berkomitmen untuk memperkuat layanan publik melalui penambahan ASN baru di berbagai instansi pusat maupun daerah.
Jumlah formasi yang cukup besar menjadi bukti bahwa kebutuhan aparatur tetap tinggi, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, riset, dan administrasi publik.
Rencana pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026 akan dibahas lebih lanjut bersama Presiden RI, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), serta kementerian terkait lainnya.
Meski demikian, Kementerian PANRB mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dan tidak mudah percaya pada informasi tidak valid yang beredar di media sosial.
Peluang Kedua untuk Peserta Gagal CPNS 2025
Bagi kamu yang belum lolos seleksi CPNS 2025, jangan berkecil hati. Tahun 2026 bisa menjadi kesempatan emas untuk mencoba kembali.
Dengan jumlah formasi yang cukup besar, peluang untuk lolos bisa lebih terbuka, asalkan kamu sudah belajar dari pengalaman seleksi sebelumnya.
Para ahli rekrutmen ASN juga menyarankan agar calon pelamar mulai mempersiapkan diri sejak dini, termasuk mempelajari pola seleksi, memperbarui dokumen, dan memperkuat kemampuan pada Tes Kompetensi Dasar (TKD).
Belajar dari Pola Sebelumnya: Ada Instansi yang Sepi Peminat
Menariknya, dalam seleksi CPNS 2024 lalu, terdapat sejumlah instansi pemerintah pusat yang justru sepi peminat.
Padahal, formasi yang dibuka cukup banyak dan peluang lolos sangat besar dibandingkan instansi populer seperti Kemenkeu atau Kemenkumham.
Fenomena ini bisa menjadi strategi cerdas untuk CPNS 2026. Dengan memilih instansi yang memiliki rasio pelamar lebih rendah, peluang untuk diterima tentu meningkat secara signifikan.
10 Instansi Paling Sepi Peminat dalam Seleksi CPNS 2024
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), berikut daftar instansi pemerintah pusat dengan jumlah pendaftar paling sedikit pada seleksi CPNS 2024:
-
Sekretariat Jenderal Komnas HAM
Formasi: 38 | Jumlah pendaftar: 459 orang -
Sekretariat Jenderal MPR RI
Formasi: 25 | Jumlah pendaftar: 505 orang -
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
Formasi: 65 | Jumlah pendaftar: 380 orang -
Kementerian PANRB
Formasi: 61 | Jumlah pendaftar: 440 orang -
Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas)
Formasi: 64 | Jumlah pendaftar: 885 orang -
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Formasi: 194 | Jumlah pendaftar: 972 orang -
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Formasi: 500 | Jumlah pendaftar: 486 orang -
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
Formasi: 53 | Jumlah pendaftar: 842 orang -
Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (Setjen KY)
Formasi: 145 | Jumlah pendaftar: 1.034 orang -
Badan Informasi Geospasial (BIG)
Formasi: 82 | Jumlah pendaftar: 1.184 orang
Strategi Cerdas agar Lolos CPNS 2026
Agar tidak hanya mengandalkan keberuntungan, berikut beberapa strategi realistis yang bisa diterapkan sejak sekarang:
- Analisis formasi sepi peminat untuk meningkatkan peluang diterima.
- Pelajari materi TKD dan TKB lebih awal, terutama soal TWK, TIU, dan TKP.
- Siapkan dokumen administrasi lengkap agar tidak gugur di tahap seleksi awal.
- Pantau situs resmi BKN dan Kemenpan-RB agar terhindar dari informasi hoaks.
- Latih mental ujian dan manajemen waktu, karena banyak peserta gagal bukan karena kurang pintar, tetapi kurang siap secara teknis.
Jika benar dibuka pada 2026, seleksi CPNS tahun depan akan menjadi gelombang besar rekrutmen ASN yang dinanti seluruh masyarakat.
Pemerintah masih menyiapkan detail teknis dan jumlah formasi final, namun sinyal positif sudah mulai terasa sejak awal tahun ini.
Bagi para pejuang ASN, ini saatnya untuk bersiap lebih awal. Peluang besar sering datang untuk mereka yang siap — dan siapa tahu, tahun depan justru menjadi giliran kamu mengenakan seragam kebanggaan ASN. (Hasan)
Editor : Hasan Bashri