Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemerintah Gelontorkan Rp 1,1 Triliun untuk Gaji 100 Ribu Peserta Magang Nasional 2025, Program Gratis dan Bebas Pungutan Jadi Daya Tarik Utama

Hasan Bashri • Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:05 WIB

 

Poster Resmi magang Nasional
Poster Resmi magang Nasional

RadarMadura.id — Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja muda melalui Program Magang Nasional 2025.

Sebanyak Rp 1,1 triliun digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menggaji sekitar 100 ribu peserta magang yang terdiri atas lulusan diploma dan sarjana.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa dana tersebut diperuntukkan bagi seluruh peserta dalam batch tahun ini.

“(Rp 1,1 triliun) yang batch ini. Batch ini yang 100 ribu segitu,” ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (20/10/2025).

Magang Nasional 2025 Gratis Tanpa Pungutan Biaya

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa program magang nasional bersifat gratis sepenuhnya dan tidak boleh ada pungutan biaya apa pun.

Pihaknya memastikan, setiap perusahaan yang terbukti meminta biaya dari peserta langsung dicoret dari daftar mitra program.

“Kemarin kan ada perusahaan yang ternyata saya dengar ada biaya administrasi dan seterusnya, kita langsung coret,” tegas Yassierli.

Untuk menjaga transparansi, Kementerian Ketenagakerjaan membuka kanal pengaduan resmi bagi peserta yang menemukan praktik penyelewengan.

Laporan dapat dikirim melalui nomor 081110138811 atau akun Instagram @kemnaker.

Kemnaker memastikan bahwa keberhasilan program ini akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Airlangga Hartarto memberikan sinyal bahwa kuota 100 ribu peserta akan kembali dibuka pada 2026, menjadikannya program berkelanjutan untuk mencetak tenaga kerja terampil dan siap industri.

“Batch 2 dengan target sebanyak 80 ribu orang, kita berharap pertengahan November itu sudah mulai batch 2. Dan insyaallah nanti kita dengar arahan dari Pak Menko (Airlangga Hartarto) tahun depan seperti apa, tapi tadi bisik-bisiknya insyaallah 100 ribu lagi tahun depan,” ujar Yassierli.

Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka batch pertama Program Magang Nasional 2025.

Sebanyak 15.000 peserta telah dinyatakan lolos dan siap ditempatkan di berbagai perusahaan mitra strategis pemerintah.

Sementara 5.000 peserta tambahan akan diumumkan pada Rabu mendatang.

Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja nyata, tetapi juga gaji dari pemerintah, yang diharapkan menjadi solusi atas tingginya angka pengangguran terdidik dan meningkatkan link and match antara dunia pendidikan dengan industri.

Program Strategis untuk Regenerasi Tenaga Kerja Muda

Melalui skema magang nasional, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran kerja yang inklusif.

Lulusan perguruan tinggi tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dengan dukungan anggaran yang besar, program ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk mendorong produktivitas tenaga kerja muda Indonesia dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kompetensi. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#2025 2026 #rekrutmen magang #magang nasional batch 1 #pendidikan vokasi #fresh graduate #program pemerintah 2025 #Magang 2025 #magang nasional batch 2 #Sebanyak satu koma satu triliun digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara #Magang Nasional #Magang Nasional 2025 #apbn #magang nasional Indonesia #program magang nasional #2025 #gaji peserta magang #magang nasional kemnaker 2025 #Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja muda melalui Program Magang Nasional 2025 #tenaga kerja muda