RadarMadura.id — Minggu terakhir September 2025 menjadi momen penting bagi jutaan masyarakat Indonesia karena pemerintah kembali menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial (bansos).
Tidak hanya PKH dan BPNT reguler, pekan ini juga hadir bansos tambahan yang menyasar kelompok rentan, lansia, hingga petani kecil.
Dengan pencairan serentak ini, warga penerima manfaat diharapkan bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Rincian Bansos yang Cair Pekan Ini
1. PKH Plus Rp500 Ribu untuk Lansia di Jawa Timur
Bansos PKH Plus khusus diberikan untuk warga Jawa Timur berusia 70 tahun ke atas.
Pencairan kali ini senilai Rp500 ribu, dengan total hak bantuan mencapai Rp2 juta per tahun.
Dana disalurkan lewat Bank Jatim maupun kantor desa dan kelurahan.
2. BLT Dana Desa Rp300 Ribu bagi Warga Sangat Miskin
BLT Dana Desa 2025 ditujukan untuk warga yang sangat miskin dan belum pernah menerima PKH maupun BPNT.
Besaran bantuan reguler senilai Rp300 ribu per bulan, tetapi di sejumlah daerah ada pencairan sekaligus sebesar Rp900 ribu sesuai kebijakan masing-masing desa.
3. Bantuan Pangan Rp900 Ribu untuk Lansia Tunggal dan Disabilitas
Kelompok lansia tunggal serta penyandang disabilitas menjadi prioritas lain dengan skema bantuan pangan senilai Rp900 ribu per bulan.
Nilai tersebut setara dengan pemenuhan dua kali makan bergizi per hari.
Program ini hadir untuk memastikan kebutuhan gizi kelompok rentan tetap terjaga meski tanpa dukungan keluarga.
4. Saldo Kartu Tani untuk Petani Kecil
Selain bansos tunai dan pangan, petani kecil juga mendapat dukungan melalui Kartu Tani.
Pemerintah menyalurkan dana dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp132 ribu hingga Rp380 ribu, yang sudah masuk ke rekening BRI, BNI, maupun Mandiri.
Petani diminta segera mengecek saldo agar bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan pertanian.
Harapan dari Pencairan Serentak Bansos
Pemerintah menegaskan bahwa beragam bantuan ini tidak hanya sekadar transfer dana, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan sosial.
Kehadiran PKH Plus, BLT Desa, bantuan pangan, hingga Kartu Tani diharapkan mampu menjaga daya tahan masyarakat miskin dan rentan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui perputaran dana di desa-desa. (hasan)
Editor : Hasan Bashri