RadarMadura.id—Media sosial kembali dihebohkan dengan unggahan soal pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Perhubungan (Kemenhub) periode 1–25 September 2025.
Dalam postingan itu disebutkan syarat yang cukup menggiurkan, mulai dari lulusan SMA hingga S3, usia maksimal 45 tahun, hingga penempatan sesuai domisili.
Informasi yang terkesan resmi itu langsung menyedot perhatian banyak warganet. Tak sedikit yang tergiur karena syaratnya dianggap lebih ringan dibanding rekrutmen CPNS biasanya. Ditambah lagi, unggahan tersebut menegaskan bahwa pendaftaran gratis alias tanpa biaya.
Namun, setelah ditelusuri, semua klaim tersebut tidak sesuai kenyataan. Tautan yang disebar melalui akun media sosial ternyata bukan milik pemerintah.
Alih-alih masuk ke portal resmi, calon pelamar justru diarahkan ke formulir mencurigakan yang meminta data pribadi dan nomor Telegram aktif. Cara ini kerap digunakan untuk mengumpulkan data masyarakat secara ilegal.
Kementerian Perhubungan memastikan bahwa sampai 19 September 2025 belum ada pengumuman resmi soal pembukaan CPNS.
Semua informasi resmi hanya dirilis melalui situs casn.dephub.go.id dan kanal resmi Kemenhub, bukan lewat akun atau tautan sembarangan.
Fenomena hoaks rekrutmen seperti ini sebetulnya bukan hal baru. Banyak masyarakat yang masih mudah percaya pada unggahan viral tanpa mengecek kebenarannya.
Padahal, dampaknya bisa berbahaya, mulai dari penyalahgunaan data pribadi hingga potensi penipuan berkedok seleksi CPNS.
Kabar tentang pembukaan pendaftaran CPNS Kemenhub pada 1–25 September 2025 dengan syarat khusus dipastikan hoaks.
Kemenhub belum membuka rekrutmen, dan seluruh proses resmi hanya dilakukan di situs casn.dephub.go.id. Masyarakat diminta lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban informasi menyesatkan. (fadila)
Editor : Fadila An Naila