RadarMadura.id— Publik masih menunggu kepastian soal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025. Hingga kini, Kementerian PANRB mengaku belum mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Namun bukan berarti peluang sudah tertutup, sebab bisa saja pemerintah mengumumkan rekrutmen secara tiba-tiba di penghujung tahun.
Fenomena ini bukan hal baru. Pada seleksi 2024 lalu, pendaftaran tahap kedua baru diumumkan pada Agustus dan berlanjut hingga kuartal pertama 2025. Artinya, kejutan serupa sangat mungkin terjadi kembali tahun ini.
Fokus ke PPPK, Tapi Pintu CPNS Belum Tertutup
Tahun ini, pemerintah memang lebih banyak mengalokasikan formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan total 1,3 juta kursi. Meski begitu, kebutuhan pegawai negeri tetap mendesak.
Setiap tahun lebih dari 100 ribu ASN pensiun, sehingga tanpa rekrutmen baru, pelayanan publik bisa terganggu.
Kondisi ini membuat peluang dibukanya seleksi CPNS mendadak tetap besar, apalagi jika evaluasi kebutuhan pegawai rampung sebelum akhir tahun.
Sinyal Masih Ditunggu dari Presiden
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa instruksi resmi dari Presiden akan menjadi penentu utama.
Saat ini fokus pemerintah masih menyelesaikan pengangkatan PPPK 2024 yang jumlahnya sangat besar akibat kebijakan penghapusan tenaga honorer.
Beberapa instansi pusat maupun daerah juga sudah mengajukan formasi baru, meski ada yang belum bisa mengusulkan karena keterbatasan anggaran.
Hal inilah yang membuat keputusan soal CPNS sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Bagi masyarakat yang berharap mengikuti seleksi CPNS, bersiap sejak dini adalah langkah bijak. Dokumen administrasi, kemampuan tes dasar, hingga pengetahuan terkini soal ASN perlu dipelajari lebih awal.
Jika pemerintah tiba-tiba mengumumkan pembukaan, hanya mereka yang sudah siap yang bisa langsung melangkah tanpa panik.
Dengan pola tahun sebelumnya, bukan mustahil pengumuman CPNS 2025 muncul mendadak pada kuartal terakhir. Jadi, jangan lengah jika benar ada kejutan besar di akhir tahun. (fadila)
Editor : Fadila An Naila