BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan sangat serius untuk memperkuat sektor ketahanan pangan.
Salah satunya dengan memberikan bantuan hand tractor kepada kelompok tani (poktan) kemarin (3/9).
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, alat mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan kepada poktan sebanyak 37 unit. Harapannya, mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kota Salak.
”Bantuan hand tractor menjadi bukti nyata dukungan pemkab dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Saat ini, ketersediaan beras surplus hingga beberapa bulan ke depan. Sebab, produksi pertanian di Kabupaten Bangkalan meningkat. Semua itu tidak lepas dari intervensi yang dilakukan pemerintah terhadap petani.
Pemerintah telah menyiapkan beberapa program untuk memaksimalkan potensi pertanian.
Salah satunya lewat pengadaan mesin penggilingan padi. Sehingga, padi yang diproduksi petani bisa menghasilkan beras terbaik alias premium.
”Selain pengadaan mesin penggilingan padi, kami juga akan sediakan pengeringnya,” imbuhnya.
Lukman menambahkan, pemerintah juga akan mengatur rantai pasok beras yang dihasilkan petani.
Salah satunya dengan mendorong pegawai untuk membeli beras dari petani. Termasuk, dengan dapur program makan bergizi gratis (MBG).
Baca Juga: Belasan Proyek JIAT Belum Digelar, Dana Rp 1,4 Miliar Ngendon
”Dengan begitu, petani kita akan lebih semangat ke depannya. Kemudian, perputaran ekonomi bisa lebih meningkat di Bangkalan,” imbuhnya.
Pemkab Bangkalan juga akan memfasilitasi petani untuk menjual berasnya ke Perum Bulog.
Petani juga akan dorong untuk bermitra dengan Koperasi Desa Merah Putih. Dengan demikian, dapat menciptakan ekosistem baru bagi petani,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri