Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Hati-Hati Penipuan! BKN Tegaskan Proses Seleksi CASN 2025 Transparan dan Bebas Biaya, Laporkan Jika Ada Oknum

Hasan Bashri • Senin, 25 Agustus 2025 | 23:35 WIB

ABDI NEGARA: PNS hasil seleksi CASN 2024 Kabupaten Bangkalan menerima SK pengangkatan di Pendopo Pratanu, Senin (26/5). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
ABDI NEGARA: PNS hasil seleksi CASN 2024 Kabupaten Bangkalan menerima SK pengangkatan di Pendopo Pratanu, Senin (26/5). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

RadarMadura.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan berkedok rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2025.

Belakangan ini, beredar luas informasi palsu di media sosial yang mengatasnamakan BKN maupun instansi pemerintah.

BKN menegaskan bahwa proses seleksi CASN 2025 akan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sepenuhnya gratis.

Baca Juga: Apa Saja Tugas PPPK Paruh Waktu? Pahami Job Desk dan Jam Kerjanya Sebelum Mendaftar

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada tawaran jalur khusus, permintaan uang, atau informasi yang bersumber dari situs dan dokumen tidak resmi.

Modus Penipuan yang Sering Digunakan

Untuk mengelabui calon pelamar, para oknum biasanya menggunakan beberapa trik berikut:

Jalur Orang Dalam atau Jalur Khusus

Penipu menawarkan jalan pintas dengan iming-iming “orang dalam” yang bisa meloloskan pelamar.

Padahal, mekanisme seleksi CASN berbasis kompetensi dan diawasi secara ketat sehingga tidak ada ruang untuk permainan.

Permintaan Uang dan Biaya Pendaftaran

Oknum meminta sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi atau jaminan kelulusan.

Faktanya, seluruh proses seleksi CASN 100 persen gratis.

Situs dan Dokumen Palsu

Banyak penipu membuat situs web tiruan atau menyebarkan file PDF palsu berlogo instansi pemerintah.

Tujuannya adalah menipu korban agar percaya.

Penyebaran Informasi Palsu di Media Sosial

Jadwal pendaftaran, persyaratan, maupun formasi palsu sering beredar lewat WhatsApp, Facebook, hingga Telegram.

Kursus atau Bimbingan Belajar Bodong

Ada pihak yang membuka kursus atau bimbel dengan janji kelulusan.

Padahal, kelulusan CASN hanya ditentukan oleh hasil ujian resmi, bukan bimbel tertentu.

Contoh Kasus Penipuan

Pada seleksi sebelumnya, BKN mencatat adanya pelamar yang tertipu setelah mentransfer uang puluhan juta rupiah kepada oknum yang menjanjikan kelulusan.

Bahkan, korban sempat menerima “surat keputusan palsu” yang menggunakan kop resmi instansi.

Hal ini menjadi bukti bahwa penipuan dilakukan dengan cara yang semakin canggih.

Langkah yang Harus Dilakukan Pelamar

BKN memberikan sejumlah imbauan agar masyarakat tidak menjadi korban:

  1. Hanya Akses Sumber Resmi
    Pastikan pendaftaran hanya dilakukan melalui portal SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id).

  2. Skeptis terhadap Informasi Tidak Resmi
    Jika ada informasi yang beredar di luar kanal pemerintah, selalu lakukan verifikasi sebelum mempercayainya.

  3. Segera Laporkan Oknum Penipu
    Apabila menemukan praktik penipuan, masyarakat dapat melapor ke kepolisian atau langsung ke instansi terkait agar segera ditindaklanjuti.

Penting untuk Diingat

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak tergoda dengan iming-iming kelulusan instan.

Semakin tinggi kewaspadaan publik, semakin kecil peluang penipuan terjadi.

Ingat, satu-satunya jalan untuk lolos seleksi CASN adalah melalui kompetensi dan kejujuran, bukan uang atau jalur orang dalam. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#penipuan #CASN