RadarMadura.id - Rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kembali menjadi perhatian publik.
Menyusul kabar ditiadakannya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2025, pemerintah berfokus penuh pada perekrutan PPPK untuk mengisi kebutuhan tenaga di instansi pusat maupun daerah.
Berdasarkan tren rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, sejumlah instansi pusat diprediksi menjadi penyumbang kuota terbanyak bagi formasi PPPK 2025.
Baca Juga: Apa Itu PPPK Paruh Waktu? Pahami Mekanisme Penempatan dan Gajinya Agar Tidak Salah Paham
Sektor yang paling diprioritaskan tetap pada bidang pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis dan administrasi.
7 Instansi Pusat dengan Prediksi Kuota PPPK Terbanyak 2025
Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
Kemenkes hampir selalu berada di posisi teratas dalam hal kebutuhan formasi PPPK.
Tahun 2025 diprediksi akan kembali membuka ribuan formasi untuk dokter, perawat, bidan, serta tenaga kesehatan masyarakat.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Fokus utamanya adalah pemenuhan tenaga pendidik, mulai dari guru jenjang dasar hingga menengah, dosen di perguruan tinggi, serta tenaga teknis pendidikan.
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
Formasi penjaga tahanan menjadi salah satu yang terbanyak dibuka setiap tahun.
Dengan kebutuhan pengamanan di lembaga pemasyarakatan yang terus meningkat, formasi ini hampir pasti tetap mendominasi pada 2025.
Kejaksaan Agung (Kejagung)
Selain tenaga teknis, Kejagung juga diperkirakan menambah formasi untuk tenaga kesehatan.
Hal ini terkait dukungan terhadap pelayanan kesehatan internal lembaga.
Kementerian Sosial (Kemensos)
Diperkirakan turut membuka formasi besar untuk tenaga sosial, pendamping program, serta pekerja sosial yang mendukung program perlindungan masyarakat.
Kementerian Pertanian (Kementan)
Dengan fokus pada ketahanan pangan, Kementan kemungkinan akan memperluas perekrutan tenaga teknis pertanian, penyuluh lapangan, serta tenaga laboratorium pertanian.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah.
Karena itu, tenaga teknis di bidang konstruksi, pengawas bangunan, dan tenaga administrasi proyek diprediksi akan mendapat porsi kuota signifikan.
Formasi PPPK yang Paling Dibutuhkan 2025
Jika merujuk pada pola rekrutmen sebelumnya, ada tiga kategori formasi yang dipastikan tetap mendominasi:
Tenaga Pendidik
Guru untuk semua jenjang pendidikan, dosen di perguruan tinggi, serta tenaga kependidikan.
Guru PPPK mata pelajaran IPA SMP di daerah pelosok yang masih kekurangan tenaga pengajar.
Tenaga Kesehatan
Dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, hingga tenaga laboratorium.
Penempatan bidan PPPK di puskesmas pedesaan untuk mendukung layanan kesehatan ibu dan anak.
Tenaga Teknis dan Administrasi
Meliputi analis kebijakan, analis data, hingga penjaga tahanan.
Formasi analis data PPPK di kementerian strategis untuk memperkuat sistem digitalisasi pemerintahan.
Formasi PPPK 2025 dipastikan akan menjadi pintu masuk utama bagi tenaga profesional di berbagai bidang.
Dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis, pemerintah berupaya menutup kekurangan ASN di sektor-sektor vital.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, penting untuk terus memantau pengumuman resmi pemerintah melalui portal SSCASN BKN agar tidak ketinggalan informasi terkait kuota, persyaratan, dan tahapan seleksi. (hasan)
Editor : Hasan Bashri