Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jangan Sampai Terulang! BKN Ungkap 7 Kesalahan Sepele yang Membuat Ratusan Ribu Pelamar Gagal Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK 2025

Hasan Bashri • Minggu, 3 Agustus 2025 | 15:46 WIB

 
Suasana Seleksi CPNS dan PPPK di Kabupaten Bangkalan
Suasana Seleksi CPNS dan PPPK di Kabupaten Bangkalan

RadarMadura.id – Gagal di tahap Seleksi Administrasi adalah mimpi buruk bagi setiap calon peserta CPNS dan PPPK.

Setelah berbulan-bulan mempersiapkan diri untuk tes kompetensi, tersingkir di gerbang pertama karena kesalahan sepele tentu sangat mengecewakan.

Berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara konsisten menemukan bahwa mayoritas kegagalan ini disebabkan oleh keteledoran yang sebenarnya bisa dihindari.

Kepala BKN, Prof. Zudan, dalam beberapa kesempatan mengingatkan bahwa ketelitian adalah kunci utama saat melakukan pendaftaran di portal SSCASN.

Agar Anda tidak mengalami nasib serupa pada seleksi CASN 2025, kenali dan hindari tujuh kesalahan sepele namun fatal berikut ini.

1. Kualifikasi Pendidikan Tidak Sesuai Persyaratan Jabatan

Ini adalah kesalahan paling fundamental. Pelamar seringkali nekat mendaftar pada formasi yang tidak sesuai persis dengan jurusan atau program studi di ijazah mereka.

2. Dokumen Tidak Terbaca, Buram, atau Terpotong

Kualitas dokumen yang diunggah sangat krusial. Verifikator tidak akan mengambil risiko meloloskan pelamar yang dokumennya meragukan.

3. Format dan Ukuran File Tidak Sesuai Ketentuan

Portal SSCASN memiliki aturan teknis yang sangat spesifik untuk setiap dokumen yang diunggah, baik dari segi format (.pdf atau .jpg) maupun ukuran maksimal (misalnya, 200kb atau 1MB).

4. Menggunakan Dokumen Kedaluwarsa atau Tidak Lengkap

Beberapa dokumen memiliki masa berlaku. Menggunakan dokumen yang sudah tidak valid akan otomatis membuat Anda gugur.

5. Kesalahan Pengetikan Nama dan Gelar

Data diri yang diisikan pada formulir pendaftaran harus 100% identik dengan yang tertera pada dokumen acuan (KTP, Ijazah, KK).

6. Penggunaan E-Materai yang Tidak Sah atau Berulang

Sejak penggunaan materai elektronik (e-materai) diwajibkan, banyak pelamar yang gagal karena kesalahan ini.

7. Tidak Menyelesaikan Pendaftaran Sampai Tahap "Resume"

Ini adalah kesalahan paling tragis. Setelah berjam-jam mengisi data dan mengunggah dokumen, pelamar lupa atau tidak menekan tombol "Akhiri Pendaftaran" pada halaman resume.

Jangan biarkan perjuangan Anda sia-sia karena keteledoran.

Ambil waktu yang cukup, baca semua petunjuk dengan teliti, dan periksa kembali setiap detail sebelum mengirimkan lamaran Anda.(hasan)

Editor : Hasan Bashri
#cpns #pppk #Kesalahan #2025