JANGAN JADI KORBAN! Kenali Ciri-Ciri Calo CPNS 2025 yang Menjanjikan Kelulusan & Cara Melaporkannya
Hasan Bashri• Sabtu, 2 Agustus 2025 | 15:43 WIB
Petugas saat memeriksa seleksi CPNS dan atau PPPK di Kabupaten Bangkalan.
RadarMadura.id – Seiring dengan semakin dekatnya pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2025, para oknum penipu atau calo mulai menebar jaringnya.
Mereka memanfaatkan harapan besar dan terkadang keputusasaan para calon pelamar dengan menawarkan iming-iming kelulusan instan.
Setiap tahun, selalu ada korban yang merugi hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB tidak pernah lelah mengingatkan bahwa proses seleksi CPNS dan PPPK murni didasarkan pada kompetensi peserta dan dilaksanakan secara transparan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).
Tidak ada satu pihak pun yang bisa menjamin kelulusan seseorang.
"Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Jangan percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan. Itu 100% penipuan," tegas Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, dalam himbauan resminya.
Agar Anda dan orang-orang terdekat tidak menjadi korban selanjutnya, kenali dengan saksama ciri-ciri modus penipuan berkedok calo CPNS berikut ini.
Ciri-Ciri Utama Modus Penipuan Calo CPNS:
1. Menjanjikan Kelulusan 100%
Ini adalah bendera merah (red flag) paling utama.
Jika ada seseorang yang berani memberikan garansi atau jaminan kelulusan, bisa dipastikan ia adalah penipu. Sistem CAT BKN dirancang untuk objektif dan tidak bisa diintervensi.
2. Meminta Sejumlah Uang di Muka
Modusnya beragam, mulai dari "biaya pendaftaran jalur khusus," "dana untuk mengamankan formasi," "uang pelicin untuk pejabat," hingga "biaya aktivasi NIP."
Fakta: Pendaftaran resmi CPNS hanya dilakukan melalui portal SSCASN dengan biaya yang (jika ada) dibayarkan melalui kode billing resmi ke kas negara, bukan transfer ke rekening pribadi.
3. Mengaku Punya 'Orang Dalam' atau Kerabat Pejabat
Pelaku seringkali meyakinkan korban dengan mengaku memiliki akses langsung ke pejabat tinggi di BKN, KemenPAN-RB, atau instansi yang dituju.
Mereka mungkin menunjukkan foto dengan pejabat untuk membangun kepercayaan palsu.
4. Menggunakan Dokumen Palsu yang Terlihat Asli
Para calo sangat lihai dalam memalsukan dokumen.
Mereka bisa membuat Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS palsu atau surat panggilan palsu yang menggunakan kop surat dan stempel yang sangat mirip dengan aslinya untuk meyakinkan korban.
5. Menghubungi Melalui Jalur Pribadi dan Mendesak
Komunikasi resmi dari panitia seleksi nasional (panselnas) hanya melalui portal SSCASN dan website resmi instansi.
Waspadalah jika ada yang menghubungi Anda melalui WhatsApp pribadi, Direct Message (DM) media sosial, atau telepon dan meminta Anda segera mentransfer sejumlah uang dengan alasan formasi terbatas.
Langkah yang Harus Dilakukan Jika Anda Dihubungi Calo
Jangan panik dan jangan tergiur. Lakukan langkah-langkah berikut:
Tolak dengan Tegas: Jangan pernah memberikan uang sepeser pun atau data pribadi yang sensitif (seperti PIN, password, atau nama ibu kandung).
Kumpulkan Semua Bukti: Ambil tangkapan layar (screenshot) percakapan, catat nomor telepon dan nomor rekening pelaku, serta simpan semua bukti komunikasi lainnya.
Segera Laporkan! Jangan diam saja. Dengan melapor, Anda tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga mencegah orang lain menjadi korban.
Kanal Pelaporan Resmi:
Kepolisian Terdekat: Datangi kantor polisi (Polsek/Polres) di wilayah Anda dan buat Laporan Polisi (LP) terkait dugaan tindak pidana penipuan.
Satgas Saber Pungli: Laporkan melalui website resmi https://saberpungli.id/ atau melalui kanal aduan yang tersedia.
Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!): Akses situs [tautan mencurigakan telah dihapus] atau melalui aplikasi seluler.
Helpdesk SSCASN: Laporkan akun atau informasi mencurigakan melalui kanal bantuan di portal resmi SSCASN.
Jalan menjadi seorang ASN adalah jalan pengabdian yang dimulai dengan integritas.
Cara terbaik dan satu-satunya untuk lulus adalah dengan belajar giat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Mari bersama-sama kita perangi praktik percaloan demi seleksi yang bersih dan adil. (hasan)