RadarMadura.id – Di balik semangat mengajar yang tak pernah padam, ribuan guru honorer kini hanya bisa menatap kalender dengan harapan.
Harapan akan satu hal, kapan rekrutmen PPPK 2025 benar-benar dibuka?
Sayangnya, hingga akhir Juli ini, belum ada sinyal pasti dari pemerintah.
Informasi soal pembukaan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2025 masih gelap gulita.
“Kami belum bisa memberikan kepastian. Semua keputusan masih menunggu arahan dari KemenPAN-RB dan BKN,” ujar Nunuk Suryani, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek.
Dilema Guru Honorer: Bertugas Penuh, Status Tak Pasti
Setiap hari, mereka hadir di kelas. Memberi ilmu, mendidik moral, memotivasi siswa, tetapi masih berstatus honorer.
Rekrutmen PPPK sejatinya menjadi harapan untuk mengubah nasib, memberi kejelasan karier dan penghidupan.
Namun dengan belum adanya kejelasan jadwal, guru-guru honorer kembali harus bersabar. Bahkan, formasi untuk guru Bimbingan Konseling (BK) pun dikabarkan ikut ditunda karena alasan yang sama.
Pemerintah Fokus Selesaikan CPNS 2024
Menurut Menteri PAN-RB Rini Widyantini, fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada penyelesaian proses penempatan CPNS 2024.
“Sampai bulan Juni kemarin, kami masih menyelesaikan penempatan CPNS. Rekrutmen PPPK dijadwalkan akan kami rampungkan pada Oktober 2025,” jelasnya.
Dengan demikian, besar kemungkinan pendaftaran guru PPPK baru akan dibuka setelah Oktober 2025 – atau bahkan lebih lambat jika belum ada sinkronisasi antarinstansi.
Harapan yang Masih Terbatas?
Meski PPPK dan PNS sama-sama bagian dari ASN, kenyataannya masih ada ketimpangan dalam hak dan jaminan:
| Aspek | PNS | PPPK |
|---|---|---|
| Gaji & Tunjangan | ✅ Ya | ✅ Ya |
| Cuti | ✅ Ya | ✅ Ya |
| Jaminan Pensiun | ✅ Ya | ❌ Tidak |
| Jaminan Hari Tua | ✅ Ya | ❌ Tidak |
| Pengembangan Kompetensi | ✅ Ya | ✅ Ya |
Jangan Lengah: Persiapkan Diri Sejak Sekarang
Kendati jadwal belum jelas, bukan berarti harus diam. Para guru honorer tetap disarankan mulai bersiap menghadapi seleksi yang ketat seperti:
-
Menguasai materi ujian berbasis CAT,
-
Mempersiapkan dokumen lengkap dan kredibel,
-
Mengikuti pelatihan atau tryout daring.
Bagi para guru honorer, PPPK bukan sekadar status. Ini adalah pintu menuju kehidupan yang lebih layak, pengakuan atas pengabdian panjang tanpa pamrih.
Masyarakat dan pengambil kebijakan perlu menyadari, Menunda rekrutmen berarti menunda harapan ribuan pendidik bangsa.
Pantau terus portal resmi SSCASN, BKN, KemenPAN-RB, dan Kemendikbudristek untuk pengumuman resmi rekrutmen PPPK Guru 2025. (hasan)
Editor : Hasan Bashri