Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bansos 2025 Banyak yang Tak Cair, Ini Penyebab dan Cara Agar Nama Anda Kembali Masuk Daftar Penerima

Hasan Bashri • Jumat, 18 Juli 2025 | 20:54 WIB

Ilustrasi rekening Bansos PKH dan BPNT
Ilustrasi rekening Bansos PKH dan BPNT

RadarMadura.id — Ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menghadapi kenyataan pahit pada tahun 2025.

Bantuan sosial (bansos) yang selama ini menjadi penopang hidup tidak lagi cair.

Kondisi ini menimbulkan keresahan luas, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum benar-benar pulih.

Baca Juga: Info Terbaru CPNS dan PPPK 2025: Pendaftaran Segera Dibuka, Ini Panduan Lengkap dan Strategi Lolosnya

Desil DTSEN, Sistem Baru yang Jadi Pemicu

Salah satu penyebab utama bansos tidak cair adalah penerapan sistem verifikasi baru menggunakan pendekatan Desil DTSEN.

Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok (desil) berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Keluarga yang masuk dalam Desil 6 hingga Desil 10 dinyatakan tidak lagi berhak menerima bansos, meskipun secara nyata mereka merasa masih hidup dalam keterbatasan.

Kebijakan ini dinilai cukup mengejutkan, sebab tidak sedikit KPM yang sebelumnya menerima bantuan secara rutin, kini mendapati nama mereka hilang dari daftar pencairan.

Baca Juga: Siap-Siap! Pendaftaran CPNS dan PPPK 2025 Segera Dibuka, Intip Syarat dan Strategi Lolos Seleksinya

Solusi untuk KPM: Cek Status dan Perbaiki Data

Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak.

KPM disarankan untuk segera memeriksa status mereka melalui aplikasi dan situs resmi Cek Bansos.

Di dalamnya, pengguna bisa melihat apakah nama mereka masih tercantum sebagai penerima, atau masuk dalam kategori “EXCLUDE” yang berarti sudah tidak layak menurut sistem.

Jika nama tidak muncul sebagai penerima, masyarakat masih bisa mengajukan permohonan perbaikan data secara mandiri.

Data yang dapat diperbarui meliputi jumlah anggota keluarga, kondisi pekerjaan, kepemilikan aset, hingga tingkat pendidikan.

Pembaruan ini akan menjadi dasar evaluasi ulang apakah suatu keluarga masih layak masuk dalam kategori Desil 1 sampai Desil 5 yang berhak menerima bantuan.

Peran Pendamping PKH dan Dinas Sosial Sangat Vital

Selain perbaikan mandiri, masyarakat juga diimbau untuk aktif berkoordinasi dengan pendamping PKH, operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan, serta Dinas Sosial setempat.

Mereka memiliki wewenang untuk membantu memperbarui data dan memverifikasi kondisi sosial ekonomi langsung di lapangan.

Langkah ini sangat penting, terutama bagi keluarga yang mengalami kemunduran ekonomi, kehilangan pekerjaan, terkena bencana, atau krisis mendadak lain yang membuat mereka masuk kategori rentan miskin.

Petugas akan mencatat kondisi terbaru dan memperbarui sistem jika dinilai layak.

Ini menjadi jalur penting agar KPM yang terdampak sistem bisa kembali menerima bansos di triwulan berikutnya.

Baca Juga: Siap-Siap! Pendaftaran CPNS dan PPPK 2025 Segera Dibuka, Intip Syarat dan Strategi Lolos Seleksinya

Pantau Jadwal Pencairan dan Aktif Update Data

Pemerintah menyalurkan bansos secara triwulanan. Artinya, jika data diperbarui sebelum penetapan pencairan berikutnya, kemungkinan besar pengajuan masih bisa diproses dan dipertimbangkan kembali.

Itulah sebabnya, masyarakat diminta untuk rutin memantau status pencairan melalui aplikasi Cek Bansos dan tidak menunda proses perbaikan data.

Keterbukaan dan keaktifan masyarakat menjadi kunci utama agar bantuan sosial tepat sasaran.

 

Bantuan Sosial Harus Menjangkau yang Benar-benar Membutuhkan

Pemerintah menegaskan bahwa pembaruan sistem ini bertujuan agar bantuan benar-benar diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan.

Namun, keterlibatan masyarakat dalam memperbarui data dan berkomunikasi aktif dengan petugas sangat dibutuhkan agar tidak ada yang terlewat atau salah klasifikasi.

Di tengah situasi ekonomi yang belum stabil, bansos tetap menjadi tumpuan hidup bagi banyak keluarga.

Dengan langkah proaktif, para KPM yang sempat tergeser dari sistem masih memiliki peluang besar untuk kembali menerima bantuan yang mereka butuhkan.

Baca Juga: Banyak yang Gagal Cair! Fakta Mengejutkan Bansos PKH & BPNT Tahap 3, Apakah Anda Termasuk?

Jika Anda atau keluarga termasuk yang terdampak, jangan pasrah.

Segera cek status Anda, perbarui data, dan jalin komunikasi dengan pendamping PKH atau Dinsos setempat.

Setiap langkah kecil bisa membuka kembali pintu bantuan yang sangat berharga. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#bansos #Dicoret #kpm #pkh #bpnt